Italia Umumkan Kasus Kematian Kedua Akibat Covid19

TrubusNews
Astri Sofyanti
22 Feb 2020   20:00 WIB

Komentar
Italia Umumkan Kasus Kematian Kedua Akibat Covid19

Ilustrasi - Covid19 (Foto : Shutterstock)

Trubus.id -- Italia resmi mengonfirmasi kasus kematian kedua akibat terinfeksi virus corona (Covid19) pada Sabtu (22/2). Hal tersebut diumumkan langsung oleh otoritas Italia seperti diberitakan Kantor Berita Italia, ANSA.

Sebagaimana diketahui, wabah corona pertama kali muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China sejak 31 Desember 2019 lalu. Diyakini virus corona baru ini muncul dari salah satu pasar yang menjual berbagai binatang liar.

Meski begitu, hingga saat ini, penyebab munculnya virus corona masih menjadi perbincangan. Beberapa sumber menyebut bahwa virus corona berasal dari hewan, dan ada pula yang menyebut virus corona merupakan virus buatan yang sengaja dibuat di laboratorium di Wuhan.

Dilaporkan AFP, kematian seorang perempuan di wilayah utara Lombardy itu menyusul meninggalnya pria berusia 78 tahun pada Jumat (21/2). Ini menjadi gelombang baru dari kasus virus korona di wilayah utara Italia. Ini sekaligus menjadi kematian kedua yang terjadi di Eropa.

Sebelumnya, kabar kematian pria 78 tahun tersebut memicu penutupan toko, kantor, dan pusat komunitas, bahkan sekolah di Italia. Bahkan, pihak berwenang Italia menutup ruang publik dan lainnya di 10 kota

Lebih dari 50.000 orang dperintahkan tinggal di rumah, sementara semua kegiatan publik seperti karnaval, kebaktian gereja, dan acara olahraga dilarang hingga sepekan.

Kota pertama yang ditutup di Italia adalah Codogno, dengan populasi 15.000, di mana tiga orang dinyatakan positif virus korona, termasuk seorang lelaki berusia 38 tahun dan istrinya, yang sedang hamil delapan bulan.

Di Casalpusterlengo, ada papan pesan elektronik besar di luar balai kota bertuliskan "Virus korona: warga diminta tetap berada di dalam rumah sebagai tindakan pencegahan".

Hingga Sabtu (22/2), jumlah korban meninggal akibat terinfeksi virus corona (Covid19) mencapai 2.345 orang. Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan bahwa jumlah korban meninggal bertambah 109 orang dalam 24 jam terakhir.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Mentan Syahrul: 250 Ton Gula Siapa Guyur Pasar

Peristiwa   09 April 2020 - 09:55 WIB
Bagikan:          

Pemerintah Siapkan Empat Strategi Atasi Pandemi Covid-19

Peristiwa   09 April 2020 - 09:42 WIB
Bagikan:          
Bagikan: