Presiden Jokowi Sebut Segera Lakukan Evakuasi Terhadap 74 WNI Kru Kapal Diamond Princess

TrubusNews
Astri Sofyanti
22 Feb 2020   19:00 WIB

Komentar
Presiden Jokowi Sebut Segera Lakukan Evakuasi Terhadap 74 WNI Kru Kapal Diamond Princess

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) (Foto : Getty Images/M. Sharma)

Trubus.id -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa akan secepatnya melakukan evakuasi terhadap 74 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi kru Kapal Pesiar Diamond Princess yang telah dinyatakan sehat dan terbebas dari Virus Corona (Covid-19).

”Saya kira secepatnya, karena ini juga masih proses diplomasi Indonesia dan Jepang untuk kita minta ini, minta ini, tetapi di sana masih belum menjawabnya,” kata Presiden mengutip keterangan tertulis Setkab, Sabtu (22/2).

Kepala Negara berharap segera ada keputusan sehingga bisa langsung memutuskan. ”Ya, ini dalam proses persiapan tapi belum kita putuskan. Kapal rumah sakit juga kita siapkan tetapi urusan yang berkaitan dengan tempat belum diputuskan,” ujarnya.

Semua persiapan, menurut Presiden, dilakukan apakah nanti dievakuasi dengan kapal ke rumah sakit langsung atau evakuasi dengan pesawat.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir menjelaskan ada beberapa pilihan atau opsi evakuasi yang masih akan dipertimbangkan dan menunggu arahan Presiden. Di antaranya, menjemput dengan Kapal dr. Soeharso dari TNI AL atau melalui jalur udara dengan sudah memperhitungkan dari segi efisiensi dan efektivitasnya.

“Saya belum bisa sampaikan itu secara detail, nanti tunggu kita sampaikan dulu ke Pak Presiden. Kalau sudah ada arahan Pak Presiden akan saya sampaikan yang lebih lengkap,” ujarnya usai rapat tingkat menteri terkait hal tersebut di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (20/2) kemarin.

Kendati demikian, menurut Muhadjir, pemerintah telah berkomitmen kuat untuk sesegera mungkin melakukan evakuasi terhadap para awak kapal tersebut. Bahkan proses selanjutnya akan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

“Prosedurnya sesuai seperti yang kemarin yang telah ditetapkan oleh WHO. Tapi semuanya masih dalam opsional, menunggu arahan Pak Presiden,” pungkasnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Buah Lokal Rajai Pasar di Tengah Pandemi Covid-19

Peristiwa   09 April 2020 - 10:07 WIB
Bagikan:          

Mentan Syahrul: 250 Ton Gula Siap Guyur Pasar

Peristiwa   09 April 2020 - 09:55 WIB
Bagikan: