Jokowi Soroti Dana Desa Mengendap Rp220 Triliun per November 2019

TrubusNews
Binsar Marulitua
20 Feb 2020   18:15 WIB

Komentar
Jokowi Soroti Dana Desa Mengendap  Rp220 Triliun  per November 2019

Presiden Jokowi berfoto bersama peserta pada Peresmian Pembukaan Rakornas Investasi Tahun 2020 di Grand Ballroom The Ritz Carlton Jakarta Pacific Place, Sudirman, Provinsi DKI Jakarta, Kamis (20/2/2020). (Foto : Humas Sekretariat Kabinet)

Trubus.id -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti dana desa yang mengendap di akun daerah atau Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sekitar Rp220 triliun per November 2019. Penyerapan anggaran tersebut belum dilakukan secara maksimal di daerah sehingga pertumbuhan ekonomi daerah tidak maksimal.

“Di November dan Oktober 2019 yang lalu, uang yang berada di bank-bank daerah di mana APBD itu disimpan masih di angka Rp220 triliun sehingga tidak memengaruhi ekonomi daerah. Disimpan di bank itu ada Rp220 triliun. Gede banget angka ini,” jelas Jokowi saat memberi sambutan di Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2020 yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Baca Lainnya : Cair Tahap Pertama, Dana Desa Wajib Digunakan untuk Padat Karya

Jokowi memaparkan bahwa, penyerapan anggaran pada Desember 2019 akhir memang cenderung meningkat, menjadi hanya menyisakan anggaran dengan kisaran angka Rp110 triliun. Namun, angka tersebut dinilainya masih sangat besar.

“Kalau itu bisa digunakan dan beredar di masyarakat, ini akan memengaruhi pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat yang ada di daerah itu. Bupati, wali kota, dan gubernur harus sadar mengenai ini. Jangan sampai dinas keuangannya menyimpan uang di bank sebanyak ini. Jangan ulangi lagi di tahun 2020!” kata Presiden.

Pemerintah pusat merealisasikan penyaluran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang tumbuh 5 persen secara year-on-year(yoy) dari pertumbuhan penyaluran pada tahun sebelumnya yang hanya 2,5 persen.

Baca Lainnya : Menteri Desa Pantau Penyaluran Dana Desa Tahap Pertama di 2020

Kepala Negara berharap agar dana yang telah ditransfer ke daerah tersebut dapat digunakan secara maksimal sehingga ikut meningkatkan ekonomi nasional.

“Uang yang beredar di masyarakat ini akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi di daerah, kabupaten/kota, provinsi, maupun negara kita,” tuturnya

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

KKP Hentikan Sementara SPWP Ekspor Benih Bening Lobster

Peristiwa   26 Nov 2020 - 17:29 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: