Ikuti Tren Zaman, Majalah Trubus Berperan Tingkatkan Gairah Petani Muda

TrubusNews
Thomas Aquinus
20 Feb 2020   19:00 WIB

Komentar
Ikuti Tren Zaman, Majalah Trubus Berperan Tingkatkan Gairah Petani Muda

Bincang-Bincang Wisma Hijau, dengan tema Mengapa Majalah Trubus harus Terbit di Wisma Hijau, Jumat, (14/2). (Foto : Trubus.id/Iman)

Trubus.id -- Seiring dengan perkembangan jaman yang diikuti dengan masanya era digital saat ini tidak bisa dipungkiri terus menggerus industri penerbitan. Sebagai majalah pertanian tertua di Indonesia, majalah Trubus yang kini berusia 51 tahun mengantisipasi perubahan jaman dengan tidak meninggalkan majalah dari bentuk fisiknya. 

Disampaikan oleh Sardi Duryatmo, Redaktur Pelaksana majalah Trubus, diakuinya kemajuan teknologi juga berdampak pada majalah Trubus. Layaknya mahluk hidup yang ada perubahan, begitupun juga dengan majalah yang terus beradaptasi perkembangan jaman. 

“Yang majalah lakukan mengkombinasikan apa yang bisa divisualkan, Trubus visualkan jadi tidak perlu banyak teks”, ujarnya saat acara Bincang-Bincang Wisma Hijau, dengan tema Mengapa Majalah Trubus harus Terbit di Wisma Hijau, Jumat, (14/2).

Baca Lainnya : Bambang Ismawan Ungkap Tantangan Mendirikan Majalah Trubus

Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu strategi yang dilakukannya dengan semula komposisi teks 80 berbanding 20, saat ini menurun dengan mengedepankan visual. “Pembaca itu bisa dengan handphonenya kemudian memindai scan QR code sehingga selain membaca teks di majalah Trubus, pembaca juga bisa melihat videonya”, katanya.

Tingkatkan petani muda

Berdasarkan hasil Survei Pertanian antar Sensus (SUTAS) BPS pada tahun 2018 diketahui jumlah petani muda di bawah umur 25 tahun menjadi 273.839 orang, naik dibanding jumlah pada tahun 2013 sebanyak 184.734 orang (Sensus Pertanian 2003).

Pertumbuhan positif anak muda di dunia pertanian juga didukung dengan hasil pengumuman Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) terkait Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada tahun 2019. Diketahui, jurusan agroteknologi menjadi terfavorit kedua setelah kedokteran dengan total pemilih mencapai 6.042 orang.

Baca Lainnya : Majalah Trubus Menjawab Tantangan Perkembangan Zaman

Meningkatnya minat anak muda atau milenial dengan jurusan agroteknologi merupakan fenomena yang menjadi harapan pemerintah selama ini. Hal ini menjadi angin segar bagi Indonesia yang dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia mempunyai pencaharian di bidang pertanian atau bercocok tanam.

Anak muda atau kaum milenial sebagai masa depan bangsa sangat berperan terus menjaga gairah pertanian nasional agar dapat berlanjut. Untuk itulah, majalah Trubus mengambil peran menumbuhkan petani-petani muda dengan memberikan ruang tersendiri di majalah.

“Oleh karena itu Trubus juga menggairahkan anak muda untuk bertani dengan membuat rubrik Muda Plus maksudnya merangkul anak-anak muda menggemari dunia pertanian”, katanya. 

Baca Lainnya : Kembali ke Desa, Majalah Trubus Harus Terbit 50 Tahun Lagi

Selain menumbuhkan minat petani muda di perkotaan, sebagai majalah pendamping pertanian, Bambang Ismawan selaku pendiri majalah Trubus juga mendorong majalah Trubus kembali menggairahkan pertanian di desa.

Menurutnya, berbicara mengenai kemajuan nasional maka tidak lepas dari desa yang merupakan lingkup terkecil dari suatu negara. Desa sebagai akar dari sebuah pohon yaitu Indonesia perlu diperhatikan dengan baik dari sisi kemajuan dan kemandiriannya di berbagai bidang khususnya di sektor pertanian.
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Mentan Syahrul: 250 Ton Gula Siapa Guyur Pasar

Peristiwa   09 April 2020 - 09:55 WIB
Bagikan:          

Pemerintah Siapkan Empat Strategi Atasi Pandemi Covid-19

Peristiwa   09 April 2020 - 09:42 WIB
Bagikan:          
Bagikan: