Masa Karantina 3 WNI ABK di Kapal Diamond Princess Diperpanjang

TrubusNews
Astri Sofyanti
20 Feb 2020   15:00 WIB

Komentar
Masa Karantina 3 WNI ABK di Kapal Diamond Princess Diperpanjang

Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto (Foto : Biro Humas Kementerian Kesehatan)

Trubus.id -- Masa karantina penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess termasuk di dalamnya warga negara Indonesia (WNI) diperpanjang. Pasalnya setiap ada penumpang positif Covid-19 masa karantina terus diperpanjang.

“Kita (Pemerintah Indonesia) tidak akan memaksa Pemerintah Jepang masa karantinanya 14 hari, karena penumpang yang positif Covid-19 terus bertambah,” kata Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto, mengutip siaran pers Kementerian Kesehatan, Kamis (20/2).

Jika mengacu kepada pedoman WHO, sebenarnya inkubasi itu selama 1 hingga 14 hari. Tapi beberapa riset terakhir yang dilakukan para pakar di Tiongkok mengatakan kalau ingin aman masa observasi dilakukan selama 1 hingga 24 hari.

“WNI kita sakit (positif Covid-19) di hari ke 10 karantina. Berarti masa karantina diperpanjang hingga 14 hari berikutnya. Nah yang kita takutkan adalah kemudian ada penularan yang berkesinambungan,” ujar Yuri.

Di Indonesia masa observasi atau karantina dilakukan selama 14 hari. Setelah itu dilanjutkan surveilans tracking oleh Pemerintah Daerah pada 14 hari berikutnya.

Surveilans tracking adalah melakukan pemantauan bukan hanya untuk WNI yang diobservasi tapi juga untuk kontak dengan orang terdekatnya dalam keluarga. Kegiatan ini disebut juga sebagai surveilans aktif.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini spesimen dari pasien dalam pengawasan yang sudah diterima Lab Litbangkes berjumlah 112 berasal dari 41 rumah sakit di 21 provinsi, yakni DKI 29, Bali 16, Jawa Tengah 10, Kepulauan Riau 10, Jawa Barat 8, Jawa Timur 10, Banten 5, Sulawesi Utara 6, DIY 3, Kalimantan Timur 3, Sulawesi Selatan 2, Jambi 1, Papua Barat 1, NTB 1, Bengkulu 1, Kalimantan Barat 1, Kalimantan Tengah 1, Sulawesi Tenggara 1, Maluku 1, Sumatera Barat 1, dan Bangka Belitung 1.

“Hasil pemeriksaan menujukkan 110 spesimen dari pasien dalam pengawasan negatif, 2 masih proses pemeriksaan. Hingga saat ini belum ada kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan dari seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Yuri.

Sebelumnya diberitakan, tiga dari 78 anak buah kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) di kapal pesiar Diamond Princess positif terjangkit virus corona (Covid-19).

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Waspada, Penggunaan Hand Sanitizer Jangan Berlebihan

Peristiwa   30 Mar 2020 - 13:05 WIB
Bagikan:          
Bagikan: