Korban Tewas Akibat Covid19 Bertambah Jadi 1.800 Orang

TrubusNews
Astri Sofyanti
18 Feb 2020   15:00 WIB

Komentar
Korban Tewas Akibat Covid19 Bertambah Jadi 1.800 Orang

Penanganan pasien virus corona (Foto : THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO/Handout via REUTERS)

Trubus.id -- Jumlah korban meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona (Covid19) di China terus bertambah. Dilaporkan hingga Selasa (18/2) jumlah korban tewas mencapai 1.800 orang. Seperti dilaporkan AFP, Selasa, Badan Kesehatan China mengkonfirmasi 93 kasus kematian baru di Provinsi Hubei, China. Dalam laporan hariannya, komisi kesehatan provinsi juga melaporkan 1.807 kasus baru.

Sebelumnya diberitakan bahwa Badan Kesehatan Dunia (WHO) melalui laman resminya, merilis jumlah kasus Covid19 terkonfirmasi laboratorium secara global mencapai 51.857. Sementara di Cina, jumlah kematian mencapai 1.666 jiwa dan 3 kematian di luar Cina.

Merespon hal tersebut Sekretaris Direktoral Jenderal (Sesditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan Ahmad Yurianto menganggap 3 kematian di luar Cina merupakan langkah efektif yang dilakukan WHO dalam melakukan restricted area.

“Di luar Cina itu kasus kematian ada 3, artinya bahwa upaya dari WHO untuk melakukan restricted area di Cina terutama di episentrum di provinsi Hubei ini ternyata sangat efektif dalam kaitan dengan pengendalian penyebaran penyakit ini (Covid-19),” ucap Yuri ketika menggelar temu media.

Kendati demikian, terkait kasus Covid19, diakui Yuri, ada fakta baru yang didapat yakni penurunan tren angka kesakitan di China. Yuri mengungkapkan setelah dipelajari angka kesakitan di Cina sejak tanggal 5 Februari 2020 ada kecenderungan turun.

“Setelah kami data betul, kami pelajari betul ada kecenderungan turun, ternyata (tren kesakitan) menurun. Angka (kesakitan) di Cina turun tapi di luar Cina naik. Ini angka sakit nya bukan angka kematian,” ucapnya.

Perlu diketahui, hingga Minggu (16/2) pukul 18.00 WIB, Kementerian Kesehatan sudah menerima dan menyelesaikan pemeriksaan 104 spesimen dari pasien dalam pengawasan, hasilnya negatif semua. Spesimen dari pasien dalam pengawasan tersebut berasal dari kiriman 39 rumah sakit di 19 provinsi, yakni DKI, Bali, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Sulawesi Utara, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Jambi, Papua Barat, NTB, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

“Kalau kita lihat sebarannya ini memang sudah predictable karena yang memiliki penerbangan direct dan jadi destinasi wisata para wisatawan dari Tiongkok adalah DKI yang paling banyak, kemudian Bali, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Sulawesi Utara, Yogyakarta, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan. Jambi, Papua Barat, NTB, Bengkulu, Kalbar, Kalteng, Sultra, Maluku masing-masing satu spesimen dari pasien dalam pengawasan,” tandasnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Mentan Syahrul: 250 Ton Gula Siapa Guyur Pasar

Peristiwa   09 April 2020 - 09:55 WIB
Bagikan:          

Pemerintah Siapkan Empat Strategi Atasi Pandemi Covid-19

Peristiwa   09 April 2020 - 09:42 WIB
Bagikan:          
Bagikan: