Operasi Hari ke-15, Satgas Garuda Fokus Bersihkan Lahan Bekas Kebakaran Hutan di Australia

TrubusNews
Binsar Marulitua
15 Feb 2020   14:16 WIB

Komentar
Operasi Hari ke-15, Satgas Garuda Fokus Bersihkan Lahan Bekas Kebakaran Hutan di Australia

Aktivitas Satgas Garuda melakukan pekerjaan pembersihan lahan bekas terbakar di Australia hingga hari ke-15 pada Jumat (14/2/2020). Satgas Garuda  dipusatkan di Air Force Based Camp Richmond Sydney bekerja sama dengan tim militer Australia. (Foto : HUmas BNPB)

Trubus.id -- Tim Satuan Tugas (Satgas) Garuda terus melakukan pekerjaan pembersihan lahan bekas terbakar di Australia hingga hari ke-15 pada Jumat (14/2/2020). Satgas Garuda  dipusatkan di Air Force Based Camp Richmond Sydney bekerja sama dengan tim militer Australia.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana Agus Wibowo mengatakan pembersihan lahan bertujuan untuk memindahkan pohon-pohon maupun ranting terbakar.

Baca Lainnya : Bantu Penanganan Karhutla, Australia Sampaikan Terima Kasih kepada Jokowi

'Pembersihan ini sangat penting untuk menghindari bahaya lanjutan apabila pengendara atau penduduk setempat melintasi sepanjang jalan yang pepohonannya sudah terbakar," kata Agus dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Agus menjelaskan, aktivitas di wilayah bekas kebakaran hutan dan lahan  yang dilakukan tim militer gabungan TNI dan Australia (Grup Sakti dan Grup Ubique), yang berjalan baik sesuai dengan perencanaan

Sementara itu, perencanaan lokasi kegiatan didasarkan pada kesepakatan dengan pemerintah daerah setempat.

Grup Sakti yang dipimpim oleh Sertu Ferris melaksanakan kegiatan membuka akses jalan di sekitar Wolgan Road, Clarence, serta kegiatan membuka akses jalan di sekitar Chiefly Street.

Sedangkan Grup Ubique yang dipimpin Ltt Debby (gabungan TNI-ADF), mereka menyelesaikan pembersihan akses jalan dengan menggunakan peralatan gergaji mesin dan alberzi di State Mine Gully Road. Semua lokasi ini berada di negara bagian New South Wales.

Baca Lainnya : Blusukan ke Gunung Merapi, Jokowi Lepasliarkan Elang Jawa dan Tanam Pulai

Dalam beberapa hari ke depan, lanjut Agus, Australia akan menarik pasukan cadangan yang terdiri dari sipil secara bertahap sehingga akan mengakibatkan kekurangan personel lapangan. Diharapkan tim TNI dapat menutup kesenjangan tersebut. 

Di sela bertugas di lapangan, Tim Satgas Garuda berkesempatan sholat jumat di mesjid Quakers Hill Masjid dan dijamu makan siang oleh pemimpim mesjid setempat pada Jumat kemarin.

Pihak mesjid itu sangat mengapresiasi kontribusi tim dan sekaligus menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas bantuan dalam penanganan kebakaran lahan atau bushfires. 

"Total personel yang bertugas sebagai bantuan Pemerintah Indonesia berjumlah 38 personel TNI dan 3 personel BNPB,"pungkas Agus.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: