78 WNI Kru Kapal Pesiar Diamond Princess Negatif Virus Corona

TrubusNews
Astri Sofyanti
14 Feb 2020   14:00 WIB

Komentar
78 WNI Kru Kapal Pesiar Diamond Princess Negatif Virus Corona

Kapal Pesiar Diamond Princess menjadi tempat karantina virus corona (Foto : Kyodo/via REUTERS)

Trubus.id -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, hingga hari ke 9 masa karantina, 78 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi awak Kapal Pesiar Diamond Princess, seluruh WNI awak kapal pesiar Jepang negatif terpapar virus corona (Covid-19). Meski dinyatakan negatif, para WNI kru kapal masih berada di atas kapal untuk menyelesaikan masa karantina terhitung sejak 5 Februari sampai 19 Februari 2020 mendatang.

Kapal Diamond Princess ditetapkan menjadi tempat karantina virus corona setelah salah satu penumpang yang turun di Hong Kong dinyatakan positif corona pada Januari lalu. Kapal pesiar itu kemudian dikarantina di tengah perjalanan mereka di lepas pantai Yokohama sejak 3 Februari lalu, tetapi kini dibolehkan berlabuh untuk proses pemindahan penumpang yang terinfeksi ke tempat isolasi.

"Untuk 78 WNI kru kapal pesiar Diamond, seluruhnya dinyatakan sehat. Mereka sudah selesai masa observasi, dan harusnya tak ada lagi perlakuan khusus buat mereka," demikian dikatakan Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes Vensya Sitohang di Kantor Staf Presiden, belum lama ini.

kapal pesiar The Diamond Princess mengangkut sekitar 3.700 orang ketika berada di perairan Yokohama, Jepang. Berawal dari satu orang positif Virus Corona, pihak berwenang memutuskan untuk melakukan proses karantina.

Jumlah infeksi kemudian bertambah jadi 10 dan terus meningkat hingga kini 61 kasus, dan akhirnya seluruh penumpang dikarantina di Yokohama selama paling tidak dua pekan.

Pihak berwenang Jepang menyatakan, jumlah penumpang Diamond Princess yang terinfeksi virus corona bertambah jadi 218 orang, termasuk petugas karantina.

Jumlah korban bertambah setelah Kementerian Kesehatan Jepang melaporkan 44 kasus baru, Kamis (13/1). Mengutip AFP, Menteri Kesehatan Katsunobu Kato mengatakan dari 44 korban, 43 merupakan penumpang, dan satu awak kapal.

Otoritas Jepang telah melakukan observasi sekitar 300 orang dari total 3.711 penumpang kapal tersebut.

Sejauh ini diakui Vensya, Kemenkes akan tetap memantau kondisi kesehatan 78 WNI tersebut. Mereka juga akan diberikan kartu kewaspadaan kesehatan atau health alert card setibanya di Indonesia.

Kementerian Luar Negeri menyatakan 78 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi awak di kapal pesiar Jepang, Diamond Princess, sampai saat ini masih berada di atas kapal yang dikarantina akibat virus corona. Namun, mereka sampai saat ini dinyatakan negatif virus corona (Covid-19).

Hal senada juga juga diungkapkan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha. Melalui pesan singkat, Jumat (14/2) dirinya menegaskan 78 WNI kru kapal pesiar Jepang dalam keadaan sehat dan tidak terinfeksi virus corona.

“Pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo terus berkoordinasi dengan lembaga setempat untuk mengetahui perkembangan penanganan karantina di kapal pesiar tersebut,” ucapnya.

"Kemlu juga telah menghubungi keluarga para kru WNI untuk menyampaikan perkembangan terakhir," tulis pernyataan Kementeria Luar Negeri.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Korban Tewas Akibat Covid19 Bertambah Jadi 1.800 Orang

Peristiwa   18 Feb 2020 - 14:22 WIB
Bagikan:          
Bagikan: