Dorong Percepatan Pemulihan Pasca Banjir Bandang Sentani, BNPB: 402 Keluarga Siap Dapat Bantuan DTH

TrubusNews
Astri Sofyanti
14 Feb 2020   10:00 WIB

Komentar
Dorong Percepatan Pemulihan Pasca Banjir Bandang Sentani, BNPB: 402 Keluarga Siap Dapat Bantuan DTH

Banjir bandang Sentani yang terjadi pada 16 Maret 2019 (Foto : Biro Humas BNPB)

Trubus.id -- Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura terus berupaya mendorong percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang di Kabupaten Sentani yang terjadi pada 16 Maret 2019 lalu.

Banjir bandang ini menelan korban meninggal dunia 104 jiwa dan mengakibatkan 9.691 jiwa mengungsi. Data BNPB per 20 Maret 2019 mencatat 374 rumah rusak berat dan 104 ruko rusak. Di samping itu, banjir bandang juga merusak infastruktur pendidikan, tempat ibadah, pasar, jalan, drainase dan jembatan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo mengatakan bahwa pembangunan fisik, seperti rumah dan jembatan masih berlangsung hingga hari ini (13/2).

BPBD mencatat 409 keluarga dari total 1.201 sudah dipastikan mendapatkan bantuan dengan skema dana tunggu hunian (DTH). Sisa keluarga yang teridentifikasi masih menunggu proses verifikasi dari pemerintah daerah setempat.  

“Mereka yang telah terverifikasi akan dicantumkan dalam lampiran dalam surat keputusan kepala daerah sebagai penerima bantuan stimulan. Kendala yang dihadapi terkait dengan verifikasi jumlah keluarga terdampak yaitu penambahan jumlah korban. Ada sebagian masyarakat yang beranggapan bahwa mereka yang mengalami banjir di luar kejadian banjir bandang pada Maret 2019 lalu berhak mendapatkan bantuan DTH,” kata Agus lewat keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (14/2).

Diakui Agus, sejauh ini proses pembangunan fisik, rumah atau hunian tetap (huntap) masih dikerjakan di lapangan. Pembangunan huntap berlokasi di Kemiri dengan jumlah 18 unit. Agus mengonformasi, poses penyelesaian rumah hingga Jumat (13/2) telah mencapai rangka atap. Pembangunan rumah didanai oleh Yayasan Buddha Tzu Chi. Pembangunan fisik lain yaitu jembatan Bailey di lokasi yang sama dengan menggunakan kayu besi. Jembatan ini didesain mampu untuk menahan beban seberat 15 ton.

“Tim pendamping BNPB meninjau proses pembangunan huntap dan jembatan tersebut di wilayah Kemiri. Pada kunjungan tersebut, tim memberikan arahan kepada BPBD setempat untuk penyiapan dokumen administrasi terkait pemanfaatan dana siap pakai,” pungkas Agus.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

KKP Bentuk Gugus Tugas Pengendalian Penyakit Ikan Nasional

Peristiwa   02 Juli 2020 - 18:53 WIB
Bagikan:          
Bagikan: