Ahli Epidemiologi China Perkirakan Wabah Virus Corona Berakhir pada April

TrubusNews
Astri Sofyanti
12 Feb 2020   06:00 WIB

Komentar
Ahli Epidemiologi China Perkirakan Wabah Virus Corona Berakhir pada April

Petugas rumah duka tengah mengambil seorang jenazah yang dilaporkan meninggal karena terjangkit virus corona di Wuhan, Provinsi Hubei, China (Foto : EPA-EFE/YUAN ZHENG CHINA OUT)

Trubus.id -- Wabah virus corona yang menyebar sejak akhir Desember 2019 di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China masih menghantui China dan lebih dari 26 negara lainnya. Virus mematikan ini menyebar begitu cepat hanya dalam waktu beberapa bulan terakhir. Korban meninggal dunia akibat terjangkit novel coronavirus (nCoV) ini semakin bertambah.

Hingga Selasa (11/2) mengutip dari South China Morning Post, jumlah korban meninggal akibat terjangkit virus corona mencapai 1.018 orang. Sementara total penderita sejauh ini mencapai lebih dari 42 ribu jiwa. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingati akan ancaman global yang sangat serius.

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters, ahli epidemiologi senior China, Zhong Nanshan memprediksi bahwa wabah virus corona akan segera melambat, dengan jumlah kasus di beberapa tempat yang menurun. Ia berharap epidemic ini akan mencapai puncaknya bulan ini.

"Saya berharap wabah ini atau peristiwa ini bisa berakhir pada bulan April," katanya di sebuah rumah sakit yang dikelola oleh Universitas Kedokteran Guangzhou, Selasa (11/2).

Pakar berusia 83 tahun yang mendapatkan pengakuan setelah memerangi wabah SARS pada 2003 itu terlihat meneteskan air mata untuk Dokter Li Wenliang yang meninggal pekan lalu. Dokter Li merupakan orang pertama yang memperingatkan akan bahaya virus korona yang dikenal sebagai 2019-nCoV itu, bahkan sempat mendapatkan peringatan dari otoritas karena dianggap menyebarkan berita palsu.

Zhong mengatakan, puncak dari wabah diperkirakan akan datang pada pertengahan atau akhir Februari, diikuti oleh grafik stabil, kemudian penurunan dalam jumlah kasus. Dia mendasarkan perkiraannya pada pemodelan matematika, peristiwa yang terjadi baru-baru ini dan tindakan pemerintah.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: