Bantu Penanganan Karhutla, Australia Sampaikan Terima Kasih kepada Jokowi

TrubusNews
Binsar Marulitua
10 Feb 2020   14:00 WIB

Komentar
Bantu Penanganan Karhutla, Australia Sampaikan Terima Kasih kepada Jokowi

Petugas gabungan pemadam kebakaran hutan dan lahan dari Indonesia melakukan proses penanggulangan penyebarluasan api di Australia (Foto : Humas BNPB)

Trubus.id -- Pemerintah Australia mengucapkan terima kasih atas bantuan pemadaman kebakaran hutan yang dikirimkan Indonesia.

Perihal tersebut  disampaikan Gubernur Jenderal Australia David Hurley kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam lawatannya ke Negeri Kanguru, tepatnya pada jamuan santap siang yang turut dihadiri oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison.

"Kita sangat berterima kasih untuk bantuan Indonesia dalam menghadapi kebakaran hutan di Australia dengan pengiriman lebih dari 30 insinyur angkatan bersenjata untuk berkontribusi pada Operation Bushfire Assist (Operasi Penanganan Kebakaran Hutan)," kata Hurley dalam keterangan terulis yang disiarkan BNPB, Senin (10/2/2020).

Baca Lainnya : Panglim TNI Lepas Satgas Garuda Dukung Penanganan Karhutla Australia

Menurut Hurley, Indonesia hadir pada saat yang tepat untuk membantu Australia dalam rangka memerangi karhutla. Bentuk sumbangsih Indonesia untuk Australia tersebut menurut Hurley merupakan lambang persahabatan yang sejati dan perlu diapresiasi.

"Pada saat kita memerlukan, negara Anda membantu negara kami, itulah tanda bagi sebuah persahabatan yang sejati," imbuhnya.

Dalam sambutan pengantarnya, Jokowi menyampaikan bahwa kunjungannya ke Canberra merupakan yang pertama kalinya dan sekaligus bertepatan dengan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Australia.

Kepala Negara juga menyebut bahwa kunjungan kali ini dilakukan di tengah situasi dunia yang tidak menentu dan dipenuhi dengan beragam tantangan yang berasal dari bencana alam maupun non-alam.

"Kunjungan ini, saya lakukan pada saat situasi dunia sedang tidak menentu dan dipenuhi berbagai macam tantangan termasuk merebaknya virus Corona akhir-akhir ini," kata Jokowi.

Jokowi menyebut bahwa kunjungan tersebut juga ia lakukan saat Australia sedang menghadapi tantangan kebakaran hutan yang cukup masif. Bagi, mantan Walikota Solo tersebut,  kehadirannya  menjadi penting sebab sebagai sahabat, Indonesia harus ada untuk saling menguatkan dan berkontribusi pada dunia.

"Justru di saat seperti inilah pentingnya seorang teman untuk bertandang. Saling menguatkan di waktu sulit dan saling menguatkan untuk berkontribusi pada dunia," imbuhnya

Sebelumnya Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mengirimkan personel terkait operasi pemadaman dan pemulihan karhutla yang melanda Australia.

Sebanyak 38 personel bantuan kemanusiaan Indonesia diterjunkan ke wilayah Blue Mountain, New South Wales melalui Royal Australian Air Force (RAAF) Base Richmond di New South Wales pada (2/2/2020) lalu.

Baca Lainnya : Terparah di Dunia, Asap Karhutla Australia Tidak Menyebar ke Indonesia

Bantuan kemanusiaan tersebut terdiri dari 26 personel Satuan Setingkat Peleton (SST) Zeni TNI Angkatan Darat, 6 personel Marinir, 4 personel Fasilitas Konstruksi TNI Angkatan Darat dan 2 personel Pusat Kesehatan TNI.

Bencana karhutla atau yang lebih dikenal sebagai _bushfire_ di Australia disebabkan oleh musim kemarau panjang serta cuaca panas ekstrem sejak triwulan ketiga tahun 2019 hingga saat ini. Lebih dari 7,7 hektar lahan terbakar dengan korban jiwa sedikitnya 33 orang dan lebih dari 2.000 rumah dan bangunan terbakar serta ribuan orang mengungsi.

Menurut laporan dari Direktur Mitigasi Bencana BNPB, Medi Herlianto, kegiatan yang dilakukan hingga hari ke-8 meliputi pembersihan jalur/akses dan mencari lokasi untuk menjadi sasaran baru. Tim West yang terdiri dari pasukan TNI bersama tim ADF juga membersihkan akses dari pohon tumbang dan melakukan assesmen untuk memasang pipa saluran air bersih di area Zig-Zag railway.

Sedangkan untuk rencana kegiatan pada hari ke-9, Tim East dari pasukan TNI akan kembali melanjutkan membuka dan membersihkan a

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: