Lima Hari Masa Observasi, Kemenkes: 238 WNI Diperiksa Kesehatan Dua Kali Sehari

TrubusNews
Astri Sofyanti
07 Feb 2020   16:37 WIB

Komentar
Lima Hari Masa Observasi, Kemenkes: 238 WNI Diperiksa Kesehatan Dua Kali Sehari

Vensyah Sihotang Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan (tengah) ketika memaparkan masa observasi bagi 238 WNI di Natuna dalam temu media, di Kementerian Kesehatan, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (7/2/20) (Foto : Astri Sofyanti/ trubus.id)

Trubus.id -- 238 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China yang tengah menjalani masa observasi selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau telah memasuki hari ke Lima. Vensyah Sihotang Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa pemantauan suhu dan kondisi kesehatan WNI diperiksa sebanyak dua kali dalam sehari yakni pagi dan malam hari.

Sampai hari ke lima masa observasi, dari hasil pemantauan suhu tubuh tidak ditemukan seorang pun yang demam di atas 38 derajat baik dari 238 WNI, 24 tim penjemput, ataupun 18 orang crew Batik Air. Tren pemantauan suhu diakui Vensya dalam kondisi baik.

"238 WNI yang dievakuasi dari Provinsi Hubei semua dalam keadaan sehat. Semua tim penjemput, crew Batik Air dan tim KBRI juga dalam keadaan sehat," kata Vensya dalam temu media di Kantor Kementerian Kesehatan, Rasuna Said, Kuningan, Jakatta Selatan, Jumat (7/2).

Selain menjalani observasi, seluruh WNI di Natuna setiap harinya juga melakukan serangkaian kegiatan seperti olahraga, ibadah, hingga bimbingan konseling.

Usia rata-rata para WNI yang dievakuasi adalah 24 tahun yang berstatus mahasiswa, 80 persen diantaranya adalah mahasiswa kedokteran. Sementara usia termuda yakni lima tahun dan tertua adalah 64 tahun. Vensya menyebut usia WNI laki-laki sebanyak 80 orang dan WNI perempuan 158 orang.

Untuk pengawasan crew Batik Air, Vensya mengatakan para awak Batik Air menjalani masa observasi di Mess Perwira TNI di ring 2, sementara para WNI diobservasi di Hangar Lanud Raden Sajad. Selama di observasi ada sembilan dokter spesialis yang terdiri dari spesialis paru, obgyn, penyakit dalam dan 70 tenaga kesehatan yang mendampingi.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Buah Lokal Rajai Pasar di Tengah Pandemi Covid-19

Peristiwa   09 April 2020 - 10:07 WIB
Bagikan:          

Mentan Syahrul: 250 Ton Gula Siap Guyur Pasar

Peristiwa   09 April 2020 - 09:55 WIB
Bagikan:          

Pemerintah Siapkan Empat Strategi Atasi Pandemi Covid-19

Peristiwa   09 April 2020 - 09:42 WIB
Bagikan: