Dedi Mulyadi: Stigma Pertanian Penyebab Inflasi Harus Diubah

TrubusNews
Astri Sofyanti
27 Jan 2020   18:00 WIB

Komentar
Dedi Mulyadi: Stigma Pertanian Penyebab Inflasi Harus Diubah

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi (tengah) ketika menyampaikan arahannya terkait stigma sektor pertanian sebagai penyumbang utama inflasi di sela-sela kegiatan Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian yang digelar Kementerian Pertanian di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (27/1/20) (Foto : Astri Sofyanti/ trubus.id)

Trubus.id -- Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi ingin mengubah stigma yang selama ini menyebutkan bahwa sektor pertanianlah yanh selalu menjadi penyebab utama inflasi di Indonesia. Menurutnya stigma tersebut tidak tepat dan harus diubah.

"Kita harus mengubah stigma penyebab inflasi karena harga-harga komoditi pertanian naik saat Ramadan. Selama ini stigmanya kan ketika harga cabai naik, bawang merah naik, harga-harga komoditas pertanian naiklah yang menjadi penyebab inflasi. Sehingga secara terus menerus, stigma ini menyudutkan petani untuk berproduksi," kata Dedi ketika ditemui saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian 2020 di Hotel Bidakara, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (27/1).

Baca Lainnya : Mentan Syahrul Ajak Lintas Kementerian Wujudkan Pertanian Maju, Mandiri dan Modern

Tapi perlakuan itu berbeda ketika harga mobil naik, harga baju naik, harga tiket naik, hingga harga alat elektronik. Kenaikan harga tersebut menurutnya tidak disebut-sebut sebagai penyumbang utama inflasi.

Oleh karena itu, dirinya berharap hal ini jangan tudingkan ke petani. Lebih lanjut dirinya mengatakan, seharusnya ditudingkan ini ditujukan kepada masyarakat yang konsumtif. Wakil Ketua Komisi IV DPR Fraksi Partai Golkar ini menyarankan adanya pembenahan prinsip dasar. Oleh karena itu, pihaknnya bersinergi dengan Kementerian Pertanian untuk mendorong profesi petani sebagai profesi yang mulia dan terhormat. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: