Antisipasi Virus Corona, Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan di Pintu Masuk Darat, Laut dan Udara

TrubusNews
Astri Sofyanti
24 Jan 2020   14:00 WIB

Komentar
Antisipasi Virus Corona, Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan di Pintu Masuk Darat, Laut dan Udara

Alat pemindai suhu tubuh akan digunakan untuk mendeteksi gejala virus corona (Foto : ROBERT ATANASOVSKI/AFP via Getty Images)

Trubus.id -- Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyatakan, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona masuk ke Indonesia, pemerintah memperketat pintu masuk negara baik darat, laut hingga udara. Menkes juga mengatakan bahwa pemerintah telah menyiagakan alat deteksi berupa thermo scanner. Melalui alat tersebut, nantinya para penumpang bisa dideteksi sejak dini apakah ada potensi gejala terjangkit virus tertentu.

“Sudah saya cegat (hadang) di bandara, itu concern saya yang dari luar terutama yang dari Tiongkok maupun wabah dari negara mana, kita selalu detect lewat thermal scan, kalau pun tidak ada demamnya itu bisa terlihat apakah ada tanda-tanda flu, semua alat yang ada di bandara, pelabuhan dan jalan darat sudah siap 24 jam,” kata Menkes Terawan lewat keterangan resminya.

Diakuinya, peningkatan kewaspadaan ini dilakukan seiring dengan kejadianan penularan di Kota Wuhan, China.

Baca Lainnya : Korban Meninggal Akibat Terinfeksi Virus Corona Bertambah Jadi 25 Orang

Sebanyak 135 thermo scanner telah diaktifkan di 135 pintu masuk negara baik darat, laut maupun udara, memberikan health alert card, memberikan KIE kepada penumpang, menyiapkan 100 RS rujukan infeksi emerging, berkolaborasi lintas sektor serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak kesehatan akibat virus tersebut.

“Antisipasi kita lakukan terus menerus, mulai dari pintu bandara, mulai edukasi kepada masyarakat. Saya kan sudah utarakan di media massa berlakulah hidup sehat, kalau batuk ya ditutup, kalau sedang flu ya pakai masker, jangan sampai menulari temannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, kendati ada tanda-tanda yang menyerupai gejala tertular Novel Coronavirus, Menkes mengingatkan agar proses diagnosis tidak dilakukan sembarangan. Penyebabnya harus diketahui secara detail terutama riwayat perjalanan yang dilakukan serta riwayat interaksinya.

Baca Lainnya : Satu Warga China di Indonesia Diduga Terinfeksi Virus Corona, Menkes Minta Masyarakat Tenang

“Di waspadai nomor satu adalah riwayat perjalanannya, itu sangat penting, atau kontak dengan siapa, itulah yang harus kita tahu,” paparnya.

Menurutnya, dengan melakukan pengecekan secara detail dan lengkap, merupakan langkah penting supaya tidak terjadi kesalahan diagnosis, yang justru menimbulkan kesimpangsiuran berita dan kekhawatiran masyarakat. Hal ini mengingat dampak yang ditimbulkan dari pemberitaan ini sangatlah luas dan besar, bukan hanya kesehatan namun juga perekonomian negara. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Jokowi Perintahkan Perkuat Ekonomi Desa di Tengah Pandemi

Peristiwa   25 Sep 2020 - 09:39 WIB
Bagikan:          
Bagikan: