Temui pengusaha di Abu Dhabi, Mendag Agus dan Erick Tohir Bahas Peningkatan Perdagangan dan Investasi

TrubusNews
Astri Sofyanti
14 Jan 2020   17:00 WIB

Komentar
Temui pengusaha di Abu Dhabi, Mendag Agus dan Erick Tohir Bahas Peningkatan Perdagangan dan Investasi

Bertemu Pelaku Usaha di Abu Dhabi, Mendag Agus diterima langsung oleh Ketua dan Direktur Pelaksana (CMD) Lulu Group International (LGI), Yusuff Ali (Foto : Biro Humas Kementerian Perdagangan)

Trubus.id -- Menteri Perdagangan Agus Suparmanto bersama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Menteri Badan Usama Mikik Negara (BUMN) Erick Tohir, serta Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin melakukan pertemuan dengan pelaku usaha di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) belum lama ini.

Mendag Agus mengugkapkan, pertemuan membahas peningkatan perdagangan dan investasi dengan Indonesia. Pelaku usaha yang ditemui antara, lain dari CEO Abu Dhabi Future Energy Company PJSC (Masdar) Mohamad Jameel Al Ramahi, Direktur Pelaksana Emirates Global Aluminium (EGA), Kepala dan Direktur Pelaksana Lulu Group International Abdulla Jaseem bib Kalban, dan CEO BRS Ventures Binay Shetty.

"Pada pertemuan ini, pelaku usaha sepakat untuk meningkatkan kerja sama bisnis dan investasi dengan Indonesia," kata Mendag Agus lewat keterangannya yang diterima, Selasa (14/1).

Dalam pertemuan dengan Masdar, kedua pihak membahas rencana investasi pembangunan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung (PLTS) sebesar 145 MW di Waduk Cirata Jawa Barat dengan nilai investasi kurang lebih sebesar US$ 160 juta.

"Diharapkan pembangunan dapat dilakukan pertengahan 2020 dan dapat beroperasi pada 2021. Selain itu, diharapkan Masdar dapat menjajaki pengembangan energi terbarukan lainnya di Indonesia," beber Agus.

Sementara itu, pertemuan dengan EGA membahas kerja sama peningkatan kapasitas smelter aluminium antara PT INALUM dan EGA di Kuala Tanjung, Sumatera Utara dan rencana pembangunan smelter aluminium baru di Tanah Kuning, Kalimantan Utara.

Kemudian pertemuan dengan LGI, kedua pihak membahas rencana investasi senilai lebih dari US$ 500 juta di Indonesia. Selain itu, LGI juga akan membangun beberapa ritel modern di Jawa Barat.

"Diharapkan melalui kerja sama ini, LGI dapat memfasilitasi produk-produk UMKM agar dapat dipasarkan di ritel modern LGI," pungkas Mendag.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: