Jokowi Pastikan SKPT Natuna Bermanfaat bagi Nelayan

TrubusNews
Binsar Marulitua
08 Jan 2020   16:29 WIB

Komentar
Jokowi Pastikan SKPT Natuna Bermanfaat bagi Nelayan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, bertemu dengan ratusan nelayan. Pertemuan berlangsung di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Pelabuhan Perikanan Selat Lampa Natuna, Kabupaten Natuna, pada Rabu, 8 Januari 2020. (Foto : BPMI Setpres/Laily Rachev)

Trubus.id -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, bertemu dengan ratusan nelayan. Pertemuan berlangsung di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Pelabuhan Perikanan Selat Lampa Natuna, Kabupaten Natuna, pada Rabu, 8 Januari 2020.

Jokowi  ingin memastikan bahwa SKPT yang telah beroperasi setelah menjalani masa pembangunan selama kurang lebih empat tahun tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh para nelayan dan menjadi pusat ekonomi baru, utamanya untuk sektor kelautan dan perikanan, di Natuna.

“Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah ingin agar sumber daya alam laut kita di Natuna dan sekitarnya ini dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk rakyat di sini,” ujarnya.

Baca Lainnya : Bertolak ke Natuna, Jokowi Dijadwalkan Tinjau Jajar Kapal dan Bertemu Nelayan

SKPT Selat Lampa tersebut mulai beroperasi pada Oktober 2019 lalu. Presiden berharap agar para nelayan dapat mengelola fasilitas tersebut dengan baik dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi optimalisasi potensi perikanan di daerah setempat.

“Ini harus bermanfaat bagi bapak, ibu dan saudara-saudara semuanya. Jangan sampai bangunan yang saya lihat sangat baik seperti ini tidak memberi manfaat pada nelayan,” tandasnya.

Mengutip siaran pers Kementerian Kemaritiman dan Investasi yang dipublikasikan pada 7 Oktober 2019, SKPT tersebut memiliki beberapa fasilitas pokok untuk mengintegrasikan berbagai kegiatan kelautan dan perikanan. Mulai dari pendaratan hasil kelautan dan perikanan, pengolahan, hingga pemasaran.

Baca Lainnya : Tinjau Bencana Lebak, Jokowi Minta Perambahan Hutan Penyebab Banjir Bandang Dihentikan

Fasilitas pokok tersebut antara lain berupa dermaga untuk tempat bersandar kapal di bawah dan di atas 30 GT, serta sejumlah fasilitas pelengkap lain seperti tempat pemasaran ikan, integrated cold storage (ICS) berkapasitas 200 ton, kios bahan bakar minyak, pengolahan air bersih, tempat perbaikan jaring, dan kios perbekalan melaut.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: