Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Garut, BMKG Deteksi Berpusat di Samudera Hindia

TrubusNews
Binsar Marulitua
06 Jan 2020   09:15 WIB

Komentar
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Garut, BMKG Deteksi Berpusat di Samudera Hindia

ilustrasi gempa bumi (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,1 yang terjadi  06 Januari 2020 pukul 06.12.23 WIB pada wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. 

Hasil analisis BMKG menunjukan gempa bumi terletak pada koordinat 8.14 LS dan 107.30 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 121 km arah Barat Daya Kota Garut, Jawa Barat pada kedalaman 41 km. 

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan magnitudo 5,1 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mw=5,0," jelas Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono.

Triyono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktifitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault).  

Baca Lainnya : Pemberian HGU Tanpa Kontrol Penyebab Longsor di Sukajaya Bogor

Sementara terkait guncangan gempa bumi tersebut, dirasakan di daerah Kab. Sukabumi dan Pelabuhan ratu III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu, Kab. Bandung II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). 

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.  
 

"Hingga pukul 06.50 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," tambahnya.  

Terhadap gempa bumi ini BMKG masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

Selanjutnya massyarakat juga dihimbau menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah. 

Baca Lainnya : Penyalahgunaan Garam Impor Diduga Jadi Biang Kerok Anjloknya Harga Garam Lokal

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user: pemda, pwd: pemda-bmkg) atau infobmkg.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," pungkasnya. 


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

KKP Bentuk Gugus Tugas Pengendalian Penyakit Ikan Nasional

Peristiwa   02 Juli 2020 - 18:53 WIB
Bagikan:          
Bagikan: