BNPB Catat 3.768 Bencana Sepanjang 2019

TrubusNews
Astri Sofyanti
30 Des 2019   14:00 WIB

Komentar
BNPB Catat 3.768 Bencana Sepanjang 2019

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Agus Wibowo ketika memaparkan rentetan kejadian bencana sepanjang 2019 di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Senin (30/12/19) (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga 27 Desember 2019, sebanyak 3.768 kejadian bencana melanda Indonesia. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Agus Wibowo mengungkapkan bencana yang terjadi selama 2019 meliputi bencana hidrometeorologi dan geologi.

“Bencana didominasi oleh bencana hidrometeorologi dengan jumlah kejadian mencapai 3.731 kejadian. Sementara bencana geologi hanya terjadi sebanyak 37 kali kejadian bencana atau 1 persen,” kata Agus ketika menggelar konferensi pers di Kantor BNPB, Pramuka Jakarta Timur, Senin (30/12/19).

Lebih lanjut Agus memaparkan bencana hidrometeorologi yang terjadi sepanjang tahun ini meliputi gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, puting beliung kebakaran hutan dan lahan hingga gelombang pasang (abrasi). Sementara untuk bencana geologi yang terjadi tahun ini antara lain gempa bumi dengan berkekuatan di atas magnitudo 5,0 yang merusak sebanyak 30 kali dan letusan gunung apu yang terjadi sebanyak 7 kali letusan.

Baca Lainnya : Kepala BNPB Imbau BPBD DKI Jakarta Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Berdasarkan data yang dipaparkan BNPB, seluruh bencana yang terjadi sepanjang tahun 2019 mengakibatkan 478 orang meninggal dunia, 109 orang hilang, 3.419 orang luka-luka, dan 6.117.707 orang mengungsi.

“Sementara untuk jumlah kerusakan bangunan sebanyak 73.427 unit rumah rusak, 2.017 unit fasilitas umum yang meliputi fasilitas pendidikan sebanyak 1.121 unit, fasilitas peribadatan 684 unit dan fasilitas kesehatan 212 unit. Bangunan perkantoran sebanyak 274 unit dan 442 jembatan,” papar Agus.

Agus menyebut bencana paling banyak bencana terjadi di Pulau Jawa. Menurutnya. Jawa Tengah menjadi wilayah yang paling tinggi terjadi bencana tercatat sebanyak 914 kejadian bencana, ke dua, Jawa Barat 691 kejadian, Jawa Timur 612 kejadian, Aceh 180, dan Sulawesi Selatan 164. Sementara untuk di luar Pulau Jawa, Agus mengatakan Aceh menjadi wilayah yang paling tinggi terjadi bencana, disusul oleh Sumatera, Kalimantan, Sulawesi. Sementara untuk wilayah Indonesia bagian timur Agus mengatakan bahwa jumlah kejadian bencana cenderung lebih sedikit.

Baca Lainnya : BNPB: Penanganan Darurat Pascabanjir Kecamatan Wasior, Papua Barat Masih Berlangsung

Pihaknya menegaskan bahwa jumlah bencana yang terjadi pada 2019 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Meski begitu, ia menyebut jumlah korban akibat bencana mengalami penurunan yang signifikan.

"Tren dari tahun ke tahun jumlah bencana meningkat karena bencananya kian banyak dan mungkin juga karena laporan BPBD rajin melaporkan," pungkas Agus.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: