5 Provinsi Terima Mobil Labolatorium KLHK, Intip Kelebihan Fasilitasnya

TrubusNews
Binsar Marulitua
26 Des 2019   15:00 WIB

Komentar
5 Provinsi Terima Mobil Labolatorium KLHK, Intip Kelebihan Fasilitasnya

Salah satu Mobil  laboratorium   ini  diserahterimakan   kepada  5  (lima)  wilayah   yaitu  Provinsi Riau (P3E Sumatera), Provinsi Sumatera Selatan (DLHP), Provinsi Banten (DLHK), Provinsi Jawa Timur (DLH), dan Kalimantan Timur (Balitbangtek KSDA Samboja  - BLI KLHK ). (Foto : KLHK)

Trubus.id -- Puslitbang Kualitas dan laboratorium Lingkungan (P3KLL) Badan Litbang dan Inovasi LHK telah meluncurkan mobil laboratorium dalam rangka mendukung Early Warning Sistem Bencana Lingkungan. Hal tersebut untuk merespon kejadian pencemaran lingkungan yang memerlukan optimalisasi sumber daya sehingga dapat direspon dengan cepat. 

Mobil laboratorium merupakan kendaraan yang didalamnya terdapat beberapa sarana laboratorium yang dapat digunakan secara bergerak sehingga pengujian kualitas lingkungan dapat dilakukan dilokasi kejadian/tapak. 

“Ini inovasi KLHK untuk memberikan respons secara cepat terhadap kejadian ancaman pencemaran lingkungan yang dapat terjadi sewaktu-waktu," jelas Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI) KLHK, Agus Justianto sewaktu melakukan peluncuran mobil laboratorium pada 24 Desember 2016.

Baca Lainnya : KLHK Perkuat Pengamanan Kawasan Konservasi TN Komodo dan Labuan Bajo

Mobil  laboratorium   ini  diserahterimakan   kepada  5  (lima)  wilayah   yaitu  Provinsi Riau (P3E Sumatera), Provinsi Sumatera Selatan (DLHP), Provinsi Banten (DLHK), Provinsi Jawa Timur (DLH), dan Kalimantan Timur (Balitbangtek KSDA Samboja  - BLI KLHK ).

Sebelum acara peluncuran mobil laboratorium, P3KLL telah melakukan sinergisitas dengan para pemangku kepentingan di 5 (lima) wilayah tersebut secara berurutan dimulai dari Provinsi Banten, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Jatim, Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Riau sejak tanggal 2 Oktober sampai dengan 1 November 2019, dan telah melaksanakan Bimbingan Teknis Kualitas Air, Udara dan B3 bagi analis mobil laboratorium.

Tujuan dari sinergisitas ini adalah untuk meningkatkan komitmen pemangku kepentingan laboratorium lingkungan akan pentingnya Laboratorium Lingkungan di daerah, menyelaraskan pembagian urusan pemerintah pusat dan daerah di bidang lingkungan hidup dalam memenuhi amanah RPJMN 2020 - 2024 sebagai kegiatan prioritas nasional serta memaduserasikan peran pemerintah, swasta dan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Mobil laboratorium ini berisi fasilitas untuk melakukan pengambilan sampel dan pengujian kualitas lingkungan dengan ruang lingkup pengujian yaitu Udara (8 parameter), Air (30 parameter) dan Padatan (10 parameter). Perlengkapan yang ada di dalam mobil laboratorium terdiri dari Peralatan Uji seperti Spektrofotometer Portable, TDS/DHL/Salinometer, pH meter, DO meter, FTIR Spectrometer Portable, XRF Portable, pH meter tanah.

Baca Lainnya : KLHK dan Kemenkop UKM Berikan Apresiasi Tokoh Hutan Sosial 2019, Ini Daftar Penerimanya

Selain itu, basic Soil Sampling Kit, dan lain sebagainya, serta Perlengkapan Pendukung seperti Genset 3 KVA Silent (setara honda Eu30is), wastafel set kap ±40L, cool box, waste bottling, tabung pemadam api, glass ware ( Alat gelas) dan pipet, exhaust fan (emergency exit), dll serta Alat Pelindung Diri (APD) dan K3 yang ada di dalam mobil laboratorium seperti Jas laboratorium, jaket sampling, sarung tangan, sepatu pelindung/sepatu karet/sepatu boat, masker, kacamata pengaman.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: