Jika Tidak Ditangani Dengan Benar, Limbah Pengolahan Minyak Cengkeh Dapat Menimbulkan Kerugian

TrubusNews
Ihsan Maulana
31 Okt 2017   11:00 WIB

Komentar
Jika Tidak Ditangani Dengan Benar, Limbah Pengolahan Minyak Cengkeh Dapat Menimbulkan Kerugian

Pabrik Penyulingan Minyak Cengkeh di Sinjai yang meledak. (Foto : Foto: Humas Polres Sinjai, Sulawesi Selatan)

Trubus.id -- Selasa (30/10) dinihari, sebuah pabrik penyulingan minyak atsiri dari daun cengkeh di Sinjai, Sulawesi Selatan meledak. Berawal dari seorang karyawan yang sedang memeriksa penutup alat penyulingan minyak daun cengkeh.

Tidak berapa lama, alat penyulingan tersebut meledak. Menyebabkan karyawan yang melakukan pengecekan tersebut terlempar sejauh 10 meter. Akibat luka bakar yang serius, korban bernama Abriansyah langsung meninggal dunia.

Jika diteliti lebih lanjut, kasus tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa. Karena, apabila limbah dari hasil produksi tidak di tangani dengan benar, ada banyak kerugian yang dialami. Pencemaran lingkungan dan juga terganggunya kesehatan masyarakat di sekitar pabrik.

Dampak pertama adalah pencemaran lingkungan dari asap dan debu yang dihasilkan dari proses produksinya. Kepulan asap yang terbawa angin ke segala arah bisa menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia yang terpapar langsung.

Limbah cair hasil penyulingan minyak cengkeh pun dapat merusak lingkungan. Limbah yang dibuang sembarangan aliran sungai akan membuat ekosistem di tempat itu menjadi terganggu. Air sungai pun akan berbau nilam.

Maka dari itu, para pelaku bisnis produksi minyak cengkeh harus lebih dulu memahami dan mengerti tata cara dan prosedur keselamatan dan dampaknya terhadap lingkungan. Agar kasus meledaknya pabrik akibat penyulingan minyak cengkeh tidak terjadi lagi. [DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: