Banjir Bandang Terjang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah

TrubusNews
Astri Sofyanti
13 Des 2019   08:00 WIB

Komentar
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah

Kecamatan Kulawi menjadi salah satu wilayah yang diterjang banjir bandang disertai lumpur di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (13/12) (Foto : BNPB)

Trubus.id -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir bandang kembali menerjang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Banjir bandang yang disertai lumpur tersebut menerjang sejumlah desa di Kabupaten Sigi. Banjir terjadi pada Kamis Malam pukul 18.30 WITA.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengungkapkan, banjir lumpur ini menerjang Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan menyebabkan puluhan rumah terendam dan warga mengungsi.

Wilayah lainnya yang terdampak banjir lumpur yang dipicu oleh intensitas hujan lebat, yakni Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi.

Agus mengatakan, banjir menyebabkan 2 orang meninggal dunia yaitu atas nama Yan Cristison Bambarehi (Laki umur 51 thn) dan Rezky Bambarehi (Laki umur 8 thn). Pengungsi sebanyak 218 KK (707 jiwa) yang berasal dari Dusun II RT I 42 KK (149 jiwa), Dusun III RT III 55 KK (168 jiwa), Dusun III RT II 59 KK (180 jiwa) dan Dusun III RT I 62 KK (210 jiwa).

Baca Lainnya : BNPB Dorong Percepatan Pemulihan Pascagempa Halmahera Selatan

“Warga mengungsi ke tempat aman di Desa Bolapapu antara lain di SD BK 2 unit, Huntara 10 unit, Rumah warga 15 unit dan rumah dinas camat 1 unit. Tercatat 57 rumah rusak, terdiri dari 7 unit rusak berat dan 50 unit rusak ringan, 1 gereja terendam. Pada pukul 20.00 WITA hujan sudah mulai reda dan seluruh pengungsi masih belum kembali ke rumah masing-masing,” kata Agus lewat keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat (13/12).
 
Untuk membantu penanganan pascabanjir, sejumah tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Kabupaten Sigi, Kepolisian Dolo Selatan, Camat Dolo Selatan, Forum PRB Kabupaten Sigi, dan instansi terkait sudah turun ke lapangan untuk membantu dan mengamankan lokasi banjir.

Baca Lainnya : Musim Hujan Tiba, BNPB Sebut Waspadai Bencana Alam

“Kebutuhan pengungsi meliputi pelayanan dapur umum, kebutuhan dasar, dan kesehatan. Saat ini kebutuhan pengungsi sudah dilayani oleh instansi dan relawan lokal dari Kabupaten Sigi,” ucap Agus.

Sebagai informasi, pada tahun 2011 daerah ini pernah diterjang banjir juga dan menimbulkan korban jiwa 11 orang.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: