Mentan Harapkan Yogyakarta Jadi Leader Pengembangan Industri Pertanian

TrubusNews
Astri Sofyanti
09 Des 2019   17:30 WIB

Komentar
Mentan Harapkan Yogyakarta Jadi Leader Pengembangan Industri Pertanian

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo saat mengunjungi Kampung Sayur Bustan di Kecamatan Danurejan, Yogyakarta (Foto : Dok. Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengunjungi Kampung Sayur Bustan di Kecamatan Danurejan, Yogyakarta. pada kunjungannya tersebut, Mentan berpesan agar masyarakat tetap menjaga semangat persatuan dan rasa kebersamaan dalam membangun kedaulatan pangan.

"Yang paling penting kita harus bersyukur dan berkreasi agar bisa bermanfaat bagi orang lain. Kan manusia itu punya akal dan hati yang seharusnya bisa menundukkan alam ini. Oleh karena itu jaga semangat kita dan jaga kebersamaan kita," kata Syahrul lewat keterangannya, Senin (9/12).

Menurutnya, Yogyakarta harus bisa menjadi leader bagi kota kota lain yang juga sedang mengembangkan dunia pertanian. Untuk itu, Syahrul menegaskan perlunya kolaborasi antara penyuluh dan petani sebagai ujung tombak dunia pertanian.

"Terus terang saya mengapresiasi peranan para penyuluh dan petani kita. Terutama dalam memecahkan segala persoalan pertanian. Kontribusi mereka sangat luar biasa. Karena itu, saya mohon kepada Kepala Badan Ketahanan Pangan agar menambah jumlah bantuan tanaman ke kampung ini," ucap Mentan.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan, kampung sayur harus mampu memproduksi segala jenis produk olahan pertanian, sehingga memiliki nilai jual tinggi di mata orang lain. Terlebih mampu memiliki nilai tawar bagi pasat lokal maupun internasional.

"Saya minta kasih tanaman buah mangga atau tanaman buah lain ke kampung ini supaya mereka mampu mandiri. Kalau disini ada tempat ngopi, dan tempat transaksi hasil pertanian, maka daerah ini bisa makmur dan masyarakatnya sejahtera," tambahnya.

Menurutnya, saat ini pemerintah juga sudah membuka program bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendorong petani dan pelaku usaha kecil menengah agar mampu tumbuh dan berkembang dalam menjalankan usahanya.

"Silahkan dimanfaatkan bapak dan ibu, kami sedang berupaya menghadirkan kesejahteraan bagi petani dan usaha tani," beber Syahrul.

Pelaku usaha sambel pecel, Sujana merupkan salah satu penerima bantuan KUR mengapresiasi kucuran bantuan dari pemerintah. Menurutnya, kredit ini sangat membantu dalam penyerapan produk petani kacang dan sayur mayur.

"Alhamdulillah saya mendapat bantuan untuk mengembangkan usaha saya. Bantuan ini sangat membantu sekali karena bunganya rendah. Harapan saya bisa menambah modal usaha sekalian nambah pembelian alat agar usaha saya maju. Kan lebih dari 50 persen sambel pecel adalah produk pertanian juga," ujar Sujana.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: