Aplikasi IPB Digitani Membantu Petani Milenial

TrubusNews
Thomas Aquinus
09 Des 2019   11:00 WIB

Komentar
Aplikasi IPB Digitani Membantu Petani Milenial

 Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University. (Foto : IPB University)

Trubus.id -- Rektor IPB University, Prof Dr Arif Satria menyampaikan bahwa banyak negara di dunia sudah menerapkan pertanian modern menggunakan teknologi 4.0. Untuk itu Prof Arif menegaskan bahwa bangsa ini harus segera bangun dan memikirkan langkah-langkah yang akan dilakukan ke depan.

“Bonus demografi kita sudah ada di depan mata, kalau tidak disiapkan maka generasi mendatang akan menjadi beban,” ungkapnya saat membuka acara  Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University beberapa waktu lalu di IPB International Convention Center, Bogor.

“Ke depan, riset tentang produk-produk substitusi maupun material baru perlu didorong dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, teknologi yang presisi perlu kita siapkan dari sekarang,” tambah Prof Arif Satria dalam keterangan tertulis yang diterima Trubus.id.

Baca Lainnya : Mahasiswa IPB University Kembangkan Robot Pendeteksi Korban Bencana Tanah Longsor

Tren petani yang semakin lama semakin menurun, turut menambah permasalahan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Maka dari itu, Prof Arif Satria menghimbau supaya bonus demografi yang terjadi di Indonesia dapat dioptimalkan sebaik mungkin.

Sebagai salah satu upaya pemanfaatan perkembangan teknologi di bidang pertanian, IPB University merilis aplikasi IPB Digitani yang dapat dimanfaatkan oleh petani milenial. Ia mengaku, kehadiran IPB Digitani dinilai sangat penting bagi petani.

Teknologi IPB Digitani berusaha menyediakan fasilitas bagi petani untuk konsultasi maupun diskusi secara online dengan pakar yaitu penyuluh pertanian maupun profesional. Fasilitas lain yang dapat dimanfaatkan oleh petani adalah adanya artikel-artikel pertanian, kabar berita terbaru seputar pertanian, beragam informasi pertanian yang disajikan dalam bentuk video, platform jual beli, monitoring lahan dan tersedianya portal harga.

Dalam seminar ini hadir sekira 398 peserta yang merupakan peneliti, dosen dan mahasiswa IPB University yang mendapat pendanaan PPM tahun anggaran 2019 serta peserta dari berbagai instansi lainnya.  Ketua Pelaksana, Prof Dr Eko Sri Wiyono menyampaikan LPPM IPB University terus berupaya mengembangkan program-program penguatan pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) untuk meningkatkan kapasitas dan mutu PPM. Kegiatan tersebut diarahkan untuk mewujudkan visi IPB University menjadi perguruan tinggi terdepan dalam memperkokoh martabat bangsa melalui pendidikan tinggi unggul pada tingkat global di bidang pertanian, kelautan dan biosains tropika termasuk biomedis.

Baca Lainnya : 3 Mahasiswa IPB University Ciptakan Alat Cerdas untuk Monitoring Lingkungan Pertanian

Proses penjaminan mutu dan kinerja PPM IPB University terus dilakukan, salah satunya dengan kegiatan seminar nasional hasil PPM tahun 2019. Pada seminar nasional kali ini LPPM IPB University bekerjasama dengan Sekolah Pascasarjana IPB University dalam kegiatan seminar untuk skema Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU), Program Disertasi Doktor (PDD), dan Penelitian Tesis Magister (PTM).

“Kerjasama dengan sekolah Pascasarjana ini penting mengingat pada skema penelitian tersebut atmosfir substansialnya lebih menonjol pada aspek pembinaan sumberdaya manusia. Dalam kegiatan seminar ini, LPPM IPB University juga menyelenggarakan penjaminan mutu penelitian dengan sumber dana non-Kemenristekdikti yaitu  Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP),” tambahnya.

Sebanyak 373 judul hasil PPM IPB University dan 25 judul hasil PPM non IPB University akan dipublikasikan dengan 241 judul dalam bentuk presentasi oral dan 161 judul dalam bentuk poster. Judul-judul tersebut dikelompokkan dalam enam kelompok bidang ilmu yaitu bidang pangan, energi, sumberdaya alam dan lingkungan, biologi dan kesehatan, sosial, ekonomi dan humaniora, dan teknologi dan rekayasa serta kelompok PMDSU-PTM-PDD dan kelompok LPDP-BPDPKS.

Rektor IPB University mengapresiasi upaya LPPM IPB University yang telah berupaya mewadahi peneliti dari kalangan dosen maupun mahasiswa untuk melaksanakan penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.  


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: