Lima Puluh Tahun Majalah Trubus Selalu Lahir Kembali Tiap Bulannya

TrubusNews
Thomas Aquinus
06 Des 2019   14:30 WIB

Komentar
Lima Puluh Tahun Majalah Trubus Selalu Lahir Kembali Tiap Bulannya

Ketua Pengurus Yayasan Bina Swadaya, Bayu Krisnamurthi (Foto : Trubus.id/Iman)

Trubus.id -- Ketua Pengurus Yayasan Bina Swadaya, Bayu Krisnamurthi mengatakan bahwa majalah Trubus tiap bulannya selalu lahir kembali dan tidak pernah tua. 

“Majalah Trubus tidak berumur 50 tahun dalam arti sudah tua. Majalah Trubus itu umurnya satu bulan dan selalu lahir kembali tiap bulan selama 601 kali. Karena tidak pernah majalah Trubus sama tiap edisinya”, ujarnya saat peringatan puncak perayaan 50 tahun Majalah Trubus di ICE BSD, beberapa waktu lalu.

Seperti dikatakan Pendiri Yayasan Bina Swadaya, Bambang Ismawan bahwa pohon besar Indonesia dibangun dari akarnya yaitu desa-desa. Menurut Bayu, desa mendapatkan kehidupan dari kegiatan pertanian dan agribisnis yang mendapatkan energinya dari para petani yang terus berusaha memberikan tenaga dan pikirannya sehingga kita menikmatinya hari ini. 

“Trubus berusaha menambahkan sedikit hara kepada pertanian, kepada kegiatan yang dilakukan oleh petani”, katanya. 

Baca Lainnya : Nusatic 2019 dan Trubus Agro Expo 2019 Resmi Ditutup, Perputaran Transaksi Capai Rp20 Miliar

Walaupun saat ini  jaman sudah mulai berubah, Bayu Krisnamurthi menegaskan bahwa majalah Trubus harus tetap terbit tiap bulannya. Dikatakannya, majalah Trubus yang selalu terbit tiap bulannya, isi atau pesannya juga harus mengikuti perkembangan jamannya yang pesat. 

“Apapun harus bisa kita usahakan”, katanya.

Lima puluh tahun majalah Trubus dengan 601 edisi yang terbit tanpa putus, sudah memberikan banyak ilmu dan wawasan yang bermanfaat kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Bayu Krisnamurthi juga mengungkapkan bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sudah berhasil memijah ikan arwana yang mendapat ilmunya dari majalah Trubus.

“Sebenarnya apa yang dilakukan oleh majalah Trubus sampai dan memberi manfaat yang besar kepada masyarakat. Bahkan waktu-waktu tertentu Trubuslah yang menentukan dan tren baru dalam pertanian”, ujarnya.

Baca Lainnya : Hadiri Trubus Agro Expo, Dirjen Hortikultura: Trubus Bangkitkan Inspirasi dan Peluang Bagi Petani Indonesia

Untuk itulah, Bayu mengatakan bahwa misi majalah Trubus akan terus berlanjut karena memiliki dampak yang besar di dunia pertanian. 

Sementara itu Bambang Ismawan mengungkapkan bahwa majalah Trubus yang terbit pada tahun 1969 dihimpit begitu banyak masalah yang dijalankan dengan nekat dan komitmen yang konsisten. 

“Trubus diterbitkan kaum milenial tempo dulu, tidak punya cukup dana, pengetahuan pertanian dan keterampilan mengelola terbatas, serta didera berbagai kesulitan usaha. Modal utama yang dimiliki adalah komitmen yang konsisten dan bondo nekat mau mengisi kekosongan informasi bagi pembangunan pertanian di negeri tercinta ini”, ujarnya. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: