Komisi Informasi Pusat Dukung Satu Data Kementerian Pertanian

TrubusNews
Astri Sofyanti
06 Des 2019   12:00 WIB

Komentar
Komisi Informasi Pusat Dukung Satu Data Kementerian Pertanian

Mentan Syahrul ketika melakukan pertemuan dengan Arif Adi Kuswardono, Komisioner Komisi Informasi Pusat di Kantor Kementan Jakarta (Foto : Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya menyiapkan satu data pertanian dengan berbagai lintas kementerian/lembaga. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa data ini menjadi pedoman Kementan dalam mengambil berbagai kebijakan strategis. Menurutnya, data dan informasi itu juga dinilai sebagai aset yang cukup penting dalam memajukan bangsa khususnya pada sektor pertanian.

“Saya menyampaikan selamat atas capaian tersebut. Dan kami mendukung langkah Pak Menteri dalam 100 hari kerjanya untuk menyelesaikan satu data pertanian yang akurat. Sebagai kewajiban lembaga publik untuk memenuhi hak publik, Kementan bisa menjadi contoh bagi lembaga publik lainnya dalam mengelola informasi menjadi data sebagai asset strategis negara dan bangsa,” kata Arif Adi Kuswardono, Komisioner Komisi Informasi Pusat lewat keterangannya, Jumat (6/12).

Lebih lanjut, Arif menjelaskan bahwa informasi-informasi yang terhimpun dan diformulasi akan menjadi data. Data tersebut bisa digunakan untuk kepentingan publik.

Baca Lainnya : Dorong Pembangunan Pertanian Ke Depan, Mentan Syahrul Minta ASN Tingkatkan Kinerja  

Sementara itu, Mentan Syahrul mengungkapkan bahwa data pertanian terkait lahan sudah terkofirmasi oleh BPS dan diafirmasi oleh BPN. Dari situ kemudian ada proyeksi pemanfaatan lahan dan sebagainya yang akan dilakukan.

Seperti diketahui, setelah pelantikan, Mentan Syahrul bergerak cepat berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik, Kementerian ATR/BPN untuk sesegera mungkin menyusun dan memvalidasi data pertanian khususnya luas lahan baku sawah.

“Data pertanian terkait lahan sudah terkonfirmasi BPS dan diafirmasi oleh BPN. Dari situ kemudian bisa ada proyeksi pemanfaatan lahan dan sebagainya yang akan dilakukan,” jelas Syahrul.

Baca Lainnya : Mentan Syahrul Minta IPB Kawal Pertanian Berbasis Sains dan Teknologi

Sebelumnya, pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2019, Kementan meraih penghargaan sebagai badan publik informatif, suatu predikat tertinggi pada kluster hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik. Anugerah itu diikuti 264 badan publik yang terdiri dari kementerian, pemerintah provinsi, BUMN, lembaga non-struktural, perguruan tinggi, lembaga pemerintah non-kementerian, dan partai politik.

Diakui Adi, capaian prestasi tersebut adalah bukti bahwa Kementan komitmen menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Saya menyampaikan selamat atas capaian tersebut. Kami mendukung langkah Pak Menteri dalam 100 hari kerjanya untuk menyelesaikan satu data pertanian yang akurat," ungkap Arif.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: