Tingkatkan Potensi Desain Produk Ekspor Kementerian Perdagangan Kembali Gelar Good Design 2020

TrubusNews
Astri Sofyanti
04 Des 2019   13:00 WIB

Komentar
Tingkatkan Potensi Desain Produk Ekspor Kementerian Perdagangan Kembali Gelar Good Design 2020

Para penerima penghargaan Good Design Indonesia 2019 (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) akan kembali menggelar ajang penganugerahan karya desain produk terbaik Indonesia Good Design Indonesia (GDI) tahun 2020. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata Kementerian Perdagangan dalam mendorong dan memotivasi para pelaku usaha untuk mengembangkan produk-produk unggulannya yang berorientasi desain untuk menembus pasar internasional.

"Melalui GDI, kita dapat memperkenalkan produk-produk dalam negeri yang memiliki nilai tambah melalui pengembangan desain, sekaligus mendorong kinerja ekspor nonmigas Indonesia ke pasar dunia," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Dody Edward lewat keterangannya di Jakarta.

Pendaftaran GDI sendiri mulai dibuka pada 2 Januari sampai 31 Maret 2020. Ajang ini terbuka bagi semua pelaku usaha dan desainer. Persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti kompetisi GDI yaitu produk yang diikutkan dalam kompetisi merupakan produk yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia serta didesain oleh desainer Indonesia. Pelaku usaha maupun desainer yang berminat dapat mendaftarkan produknya melalui situs http://iddc.kemendag.go.id/gdi/.

Lebih lanjut Dody mengungkapkan, kategori produk yang dijurikan pada penyelenggaraan GDI 2020 sebanyak 18 kategori, yaitu aksesori dan barang pribadi; anak-anak dan alat tulis; kenyamanan dan hobi; alat dapur dan kebutuhan sehari-hari; mebel rumah dan barang rumah tangga; peralatan rumah tangga; dan peralatan teknologi informasi dan komunikasi.

Selain itu, perlengkapan rumah; mobilitas; peralatan dan fasilitas untuk pembuatan dan perawatan medis; peralatan dan fasilitas toko, kantor, dan ruang publik; perumahan (tempat tinggal) pribadi, apartemen berukuran kecil; perumahan (komplek perumahan) berukuran sedang hingga besar; serta konstruksi untuk fasilitas industri, komersial, dan publik. Kemudian, media, isi, dan kemasan; sistem dan layanan; model dan metode bisnis; proyek dan kegiatan.

Menurut Dody, GDI 2020 akan fokus pada nilai gaya hidup berkelanjutan yang melihat produk dari perspektif pengguna, industri, sosial, dan massa. Para peserta GDI diharapkan dapat mengemas produknya dengan cerita yang diisi dengan ide dan konsep mengenai terciptanya suatu produk.

“GDI menjadi ajang yang ditunggu para pelaku usaha dan desainer Indonesia. Para peraih penghargaan GDI nantinya akan mendapatkan beberapa keuntungan, antara lain mendapatkan publisitas produk, tampil pada pameran produk berskala nasional maupun internasional, memperoleh pengakuan untuk memakai logo GDI, serta mendapatkan kesempatan mengikuti ajang G-Mark dan langsung lolos ke penjurian tahap II,” ungkap Dody.

Sebagaimana diketahui, dari tahun ke tahun GDI selalu mendapatkan respon positif dan antusiasme yang sangat tinggi khususnya dari kalangan designer dan pelaku usaha. Hal tersebut bisa dilihat dari jumlah peserta yang terus bertambah setiap tahunnya. Sejak pertama kali selenggarakan, GDI diluncurkan pada 2017, hanya terdapat 134 produk yang terdaftar. Sementara pada tahun 2018 pendaftar meningkat menjadi 253 produk, atau meningkat hampir 90 persen dari tahun pertama. Sementara GDI 2019 jumlah pendaftar mengalami peningkatan menjadi 421 produk atau meningkat sebesar 66 persen.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: