57 Kota Indonesia Catat Inflasi Mencapai 0,14 Persen pada November 2019, Komoditas Ini Penyebabnya

TrubusNews
Binsar Marulitua
02 Des 2019   17:15 WIB

Komentar
57 Kota Indonesia Catat Inflasi Mencapai 0,14 Persen pada November 2019, Komoditas Ini Penyebabnya

ilustrasi. Bawang Merah menjadi salah satu komoditas penyebab inflasi pada November 2019 yang mencapai 57 kota pada November 2019. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, 57 kota di Indonesia mengalami inflasi pada November 2019 secara keseluruhan sebesar 0,14 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 138,60 Sedangkan secara tahunan (yoy) angka inflasi mencapai 3 persen dan inflasi tahun kalender (sepanjang Januari-November) 2019 mencapai 2,37 persen.

"Inflasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 3,30 persen dengan IHK sebesar 140,99 dan terendah terjadi di Malang sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 136,92," jelas jelas Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta, Senin (2/12/2019). 

Suhariyanto menjelaskan, secara bulanan, inflasi November ini naik dibandingkan Oktober yang mencapai 0,02 persen. Namun secara tahunan inflasi November lebih rendah dibandingkan Oktober yang mencapai 3,13 persen. 

Baca Lainnya : Pedasnya Cabai Kerek Inflasi Agustus 2019 Sebesar 0,12 Persen

Inflasi bulan Oktober, utamanya karena kenaikan harga pada kelompok makanan.  Biasanya angka inflasi November akan naik karena permintaan masyarakat meningkat. 

"Bulan depan, angka inflasi diperkirakan naik naik lagi karena adanya perayaan hari Natal dan tahun baru," jelas Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta.

Jika dilihat dari sisi komponen inflasi sepanjang November, lanjut Suhariyanto, penyebabnya adalah kenaikan harga barang bergejolak. Andil kelompok bahan makanan sumbang 0,07 persen terhadap inflasi November.

"Penyebab utama kenaikan inflasi karena terdorong harga bawang merah, tomat sayur dan daging ayam ras,"lanjutnya.

Baca Lainnya : Cegah Inflasi, Pemerintah Harus Mewaspadai Tren Kenaikan Harga Cabai

Angka inflasi ini dihambat oleh sejumlah komoditas yang justru mengalami deflasi. Sejumlah komoditas yang mengalami penurunan harga di antaranya adalah cabai merah, ikan segar, cabai rawit dan tarif angkutan udara.

Sementra itu 25 kota di Indonesia pada November 2018 mengalami deflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,06 persen dengan IHK sebesar 146,21 dan terendah terjadi di Batam dan Denpasar masing-masing sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing sebesar 137,96 dan 133,54.
 

 

 

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: