Mentan Syahrul Dorong Peneliti Pengembangan Tanaman Hias Tingkatkan Ekspor Hingga Tiga Kali Lipat

TrubusNews
Astri Sofyanti
02 Des 2019   14:00 WIB

Komentar
Mentan Syahrul Dorong Peneliti Pengembangan Tanaman Hias Tingkatkan Ekspor Hingga Tiga Kali Lipat

Mentan Syahrul ingin ekspor tanaman hias meningkat tiga kali lipat (Foto : Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Tanaman hias Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan ke pasar dunia. Hal ini membuat Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak peneliti pengembangan tanaman hias untuk meningkatkan ekspor hingga tiga kali lipat.

"Dalam hal ini, terus terang saya senang kepada orang yang fokus bekerja, sehingga tidak ada anggaran yang sia sia, sehingga hasilnya kita dapat memenuhi peningkatan ekspor menjadi tiga kali lipat," kata Syahrul dalam keterangan resminya di Cianjur, Senin (2/12).

Menurutnya, peran peneliti dibutuhkan untuk memperbanyak bibit berkualitas unggul serta menjamin ketersediaan ekspor. Di samping itu, mereka juga diharapkan mampu membuka akses lapangan pekerjaan bagi semua lapisan masyarakat.

"Saya berharap ada langkah kongkrit menuju pembukaan lapangan pekerjaan yang luas bagi rakyat dari hasil penelitian ini. Kalau hanya sekedar penelitian tapi penyebarannya tidak terjadi saya kira ini akan sia sia. Kalau memang varietasnya dianggap bagus, mainkan itu dan harus menuju pada akselarasi," tambahnya.

Baca Lainnya : Kementan Gandeng Seluruh Kampus Pertanian Indonesia Dorong Gerakan Pembangunan Pertanian

Dirinya menambahkan, saat ini pemerintah juga sedang berusaha membuka berbagai akses diplomasi dengan negara-negara di dunia. Diplomasi dilakukan untuk membuka ruang dan akses pasar ekspor produk pertanian Indonesia.

"Ke depan, saya berharap kepada jajaran di Kementan agar memprkuat diplomasi dengan negara lain sebagai upaya kita dalam meningkatkan ekspor.  Yang paling penting adalah kita juga harus bersyukur karena memiliki negara tropis dan punya ruang untuk berkreasi dan berkarya. Oleh karenanya kita harus memiliki kemampuan untuk mengolahnya," beber Mentan.

Gerakan tiga kali ekspor atau yang selanjutnya disebut Gratieks ini harus menjadi titik balik bagi semua pihak dalam mengobarkan semangat kebangkitan pertanian Indonesia.

Baca Lainnya : Tingkatkan Minat Generasi Muda di Sektor Pertanian, Kementan Dorong Program Pertanian Masuk Sekolah

"Poin saya adalah semua jajaran Kementan pikirkan sampai ekornya. Artinya gerakan tiga kali ekspor ini jangan sampai gagal. Menurut saya kalau kita semua bergerak seperti apa kebutuhan dan potensinya, bukan tidak mungkin ekspor kita meningkat tajam," tandasnya.

Kepala Badan Litbang Kementan, Fadjry Djufry, menambahkan ke depan pemerintah akan mendorong pertemuan dengan para pelaku usaha untuk sama-sama terlibat dalam gerakan Gratieks.

"Kita telah mengembangkan beberapa tanaman hias yang bisa di dorong ke pasar internasional. Maka itu, ke depan kita akan mendorong pertemuan skala besar dengan para pelaku usaha," tukasnya.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: