Banjir di Kabupaten Agam Surut, Warga Mulai Bersih-Bersih Rumah

TrubusNews
Astri Sofyanti
25 Nov 2019   19:30 WIB

Komentar
Banjir di Kabupaten Agam Surut, Warga Mulai Bersih-Bersih Rumah

Material banjir seperti lumpuh tampak menumpuk usai Kabupaten Agam dilanda banjir, Minggu (24/11/9) (Foto : Dok. BNPB)

Trubus.id -- Banjir yang terjadi di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) yang terjadi pada Minggu (24/11) kemarin telah surut. Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun dari Pusat Data dan Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalop BNPB) melaporkan banjir yang merendam Kabupaten Agam mengakibatkan 14 Kepala Keluarga (KK) atau 54 warga mengugsi, sementara seorang bernama Tri Jumiyati dilaporkan luka-luka.

“Banjir membawa Material lumpur dan berbatuan sehingga menutupi akses jalan  sepanjang 200 meter dengan ketinggian lebih kurang 3 sampai 5 meter,” kata Agus melalui pesan singkatnya yang diterima di Jakarta, Senin (25/11/19).

Lebih lanjut Agus mengungkapkan banjir mengakibatkan, 2 unit rumah hanyut, 3 unit rumah rusak berat, 9 unit rumah rusak sedang, 1 Unit Masjid Istigfar Galapung rusak berat, 1 Unit MDA Glapung rusak sedang, 4 unit sepeda motor hanyut dan lebih dari 20 hektare lahan pertanian terendam banjir.

Pemerintah Kabupaten Agam telah menetapkan Status Darurat Bencana mulai 21 November sampai 5 Desember 2019.

“Karena banjir sudah surut, personel gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Agam, Satpol PP, TNI, Polri hingga masyarakat mulai membersihkan rumah dari material bajir. Pembersihan material yang menutupi akses jalan dengan menggunakan 2 unit alat berat,” ujar Agus.

Dilaporkan Agus, BPBD Provinsi Sumatera Barat telah mengirimkan bantuan tenaga pendamping serta bahan bantuan berupa terpal biru sebnayak 10 lembar, paket family kit 2 box, perlengkapan dapur 2 box untuk korban banjir.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: