DPR RI dan Kementan Alokasi Anggaran Subsidi Pupuk Sebesar 7,94 Juta Ton Tahun Depan

TrubusNews
Astri Sofyanti
19 Nov 2019   10:00 WIB

Komentar
DPR RI dan Kementan Alokasi Anggaran Subsidi Pupuk Sebesar 7,94 Juta Ton Tahun Depan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ketika menghadridi rapat bersama DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/11) (Foto : Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) menggelar rapat bersama dengan Kementerian Pertanian di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/11). Dalam rapat tersebut, KOmisi IV DPR RI menerima usulan perubahan komposisi pagu anggaran tahun 2020 pada lingkup Kementerian Pertanian (Kementan). Selain itu, DPR juga menerima penjelasan usulan alokasi anggaran subsidi pupuk sebesar 7,94 juta ton.

"Menerima usulan subsidi pupuk dengan rincian pupuk urea sebanyak 3, 27 juta ton atau setara dengan Rp11, 34 triliun. kemudian SP-36 sebanyak 500 ribu ton atau setara dengan Rp1, 65 triliun, ZA sebanyak 750 ribu ton atau setara dengan Rp1,34 triliun," jelas Ketua Komisi IV, Sudin dalam Rapat Kerja bersama Menteri Pertanian, kemarin Senin (18/11) malam.

Sudin mengungkapkan, subsidi itu juga meliputi pupuk buatan NPK sebanyak 2,70 juta ton atau setara dengan Rp11,12 triliun, serta pupuk organik atau kompos dengan kualitas tertentu yang jumlahnya setara dengan Rp1,14 triliun.

Baca Lainnya : DPR RI Dukung Pengembangan Program Kementerian Pertanian dan Kostra Tani

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengaku akan melakukan kajian yang mendalam terkait semua usulan dan masukan dari DPR.

"Secara teknis Tentu saya coba mengkaji apa yang menjadi berbagai masukan dari forum rapat kerja in, termasuk masalah pupuk," kata Syahrul. Menurutnya, Kementan juga akan memperkuat produksi pangan melalui konsolidasi dengan berbagai lembaga dan kementerian lain, serta melakukan kajiannya secara komprehensif.

"Semuanya akan saya siapkan dengan baik dengan melibatkan berbagai pihak, tidak hanya kami di Kementan namun juga barangkali dari pakar perguruan tinggi secara bersama mementingkan kepentingan rakyat," tambahnya.

Sebagai informasi, Kementan sendiri sudah menetapkan target produksi Padi sebanyak 59,15 juta ton. Kemudian produksi jagung sebanyak 30,35 juta ton, kedelai 1,12 juta ton, bawang merah 1,52 juta ton dan cabai 2,57 juta ton.

Baca Lainnya : Atasi Daerah Rawan Masalah Pangan, Kementerian Pertanian Siap Kembangkan Family Farming

Selain itu, Mentan SYahrul juga memaparkan sejumlah target salah satunya meningkatkan bawang putih 0,08 juta ton, daging sapi atau kerbau 0,45 juta ton, tebu 2,46 juta ton, kelapa 2,91 juta ton, kakao 0,65 juta ton, kopi 0,76 juta ton dan target karet sebanyak 3,59 juta ton.

"Kami juga sudah menyiapkan benih, saprodi, alsintan dan peralatan lain untuk mengantisipasi El-Nino tahun 2020. Kemudian meningkatkan bio diesel dari B20 ke B30, selanjutnya melakukan sosialisasi dan bantuan benih, juga membentuk kelompok petani peduli api," tutup Mentan.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: