BPOM Ajak Masyarakat Budayakan Minum Jamu

TrubusNews
Astri Sofyanti
18 Nov 2019   16:00 WIB

Komentar
BPOM Ajak Masyarakat Budayakan Minum Jamu

Ilustrasi - Jamu tradisional (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut bahwa jamu tradisional memilili segala aspek manfaat baik bagi kesehatan hingga perekonomian. Belakangan ini masyarakat mulai menyadari dan menerapkan tren gaya hidup sehat dengan konsep kembali kea lam (back to nature). Tren ini tentu saja membuka peluang produk jamu trasidional untuk kembali Berjaya di negeri sendiri.

“Jamu, bagi orang Indonesia bukan hanya merupakan produk minuman, tetapi juga produk budaya yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Meminum jamu adalah tradisi yang dilakukan secara turun temurun, antar generasi,” demikian dikatakan Kepala BPOM Penny K. Lukito di Jakarta, baru-baru ini.

“Sayangnya, minat minum jamu menurun belakangan ini, apalagi di kalangan generasi milenial. Padahal konsumsi jamu dapat membantu menjaga kesehatan. Untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya agar masyarakat lebih mengenal dan memahami manfaat minum jamu,” lanjut Penny.

Baca Lainnya : Kombucha, Si Teh Jamur yang Kaya Manfaat

Seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat dan semakin kritisnya pemikiran masyarakat terutama para kaum milenial dengan pola pikir out of the box, menuntut pemerintah dan pelaku usaha untuk selalu berinovasi dalam pengembangan industri dan produk jamu. Salah satunya dengan modernisasi pemasaran maupun pengembangan produk dengan bentuk yang modern namun tetap memenuhi ketentuan dan persyaratan.

Berbagai terobosan dilakukan untuk mendorong pengembangan jamu oleh industri dan UMKM Jamu agar daya saing jamu semakin meningkat, termasuk Program Bapak Angkat bagi UMKM jamu, yang diinisiasi Badan POM tahun 2018 lalu. Bapak Angkat UMKM Jamu merupakan program inisiatif Badan POM yang melibatkan Industri Obat Tradisional (IOT) untuk bersama-sama mengembangkan UMKM jamu agar mampu bersaing di pasar nasional dan global.

Baca Lainnya : Tetap Bugar di Usia 58, Ini Dia Resep Jamu Sehat Ala Presiden Jokowi

Di sisi pelaku usaha, beragam inovasi pun dilakukan untuk perluasan akses pasar jamu antara lain melalui sistem penjualan jamu online, modernisasi pemasaran jamu misalnya melalui pengembangan cafe jamu, dan peningkatan awareness konsumen melalui kampanye jamu di sekolah dan kampus (Jamu Goes to School and Campus).

“Kafe Jamu adalah salah satu upaya dalam membudayakan minum jamu dengan cara yang lebih modern dan memperkenalkan jamu untuk generasi milenial dengan cara yang berbeda,” tutur Kepala Badan POM. “Keberadaan kafe jamu dapat mendukung budaya minum jamu sebagai healthy lifestyle dan mengampanyekan jamu sebagai Indonesia heritage,” tandasnya.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: