Dari Kajian Awal BPPT Diperkirakan, Kekuatan Gempa Malut Setara 30-40 Kali Bom Hiroshima

TrubusNews
Syahroni
16 Nov 2019   06:00 WIB

Komentar
Dari Kajian Awal BPPT Diperkirakan, Kekuatan Gempa Malut Setara 30-40 Kali Bom Hiroshima

Titik gempa M 7,1 di Maluku Utara, Kamis (14/11) malam. (Foto : Doc/ BMKG)

Trubus.id -- Gempa berkekuatan magnitudo 7,1 Kamis (14/11) tengah malam mengguncang Maluku Utara (Malut). Gempa ini sebelumnya dilaporkan berpotensi menimbulkan tsunami. Wajar saja, pasalnya gempa tersebut memiliki kekuatan yang cukup besar yang disebut-sebut mengalahkan energi bom Hiroshima. 

Hal itu disampaikan Widjo Kongko, Kepala Seksi Program dan Jasa Teknologi Balai Teknologi Infrastruktur dan Dinamika Pantai Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Menurut kajian awalnya, gempa tersebut memiliki energi yang ekuivalen dengan 30-40 kali bom Hiroshima.

Baca Lainnya : BPBD Ternate Catat 19 bangunan Rusak Akibat Gempa Bermagnitudo 7,1 di Maluku Utara

"Dengan energi ekuivalen 30-40 kali Hiroshima Nucleare Bom. Dan ada dislokasi 0,8-1 meter, selain berpotensi Smong (gelombang laut setelah gempa) kecil atau minor," katanya menjelaskan potensi gempa, dikutip dari Antara, Jumat (15/11).

Ia mengatakan, area patahan gempa M 7,1 yang terjadi malam itu mencapai 45x20 kilometer persegi (km2). Kemudian deformasi vertikal dari patahan gempanya kecil, sehingga membuat guncangan menjadi kecil.

Baca Lainnya : BMKG: Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara Terjadi Akibat Penyesaran dalam Lempeng Laut

Selain itu, Widjo Kongko mengatakan pusat gempa tersebut relatif dalam, tepatnya di kedalaman 73 kilometer (km). Hal ini, kata dia, yang membedakan dampak gempa M 5,3 yang terjadi di Buleleng, Bali, yang merusak banyak fasilitas dan bangunan.

Dia menjelaskan, belajar dari alam, karakter Lindu-Smong di zona ini perlu didukung dengan instruksi/nearfield event, EWS/sirine dan evakuasi secara mandiri. Episentrum gempa Maluku Utara, kata Widjo Kongko, juga jauh dari rumah-rumah penduduk karena berada di tengah laut. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: