Kongres Gambut Internasional akan Dilaksanakan Oktober 2020

TrubusNews
Binsar Marulitua
15 Nov 2019   15:29 WIB

Komentar
Kongres Gambut Internasional akan Dilaksanakan Oktober 2020

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong bersama Ketua Umum Himpunan Gambut Indonesia (HGI) dan jajarannya. untuk membicarakan tentang rencana penyelenggaraan Kongres dan Seminar Internasional tentang gambut di di Gedung Manggala Wanabakti, Kamis (14/11/2019) (Foto : KLHK)

Trubus.id -- Ketua Umum Himpunan Gambut Indonesia (HGI) dan jajarannya, datang bertemu pimpinan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohng untuk membicarakan tentang rencana penyelenggaraan Kongres dan Seminar Internasional tentang gambut di di Gedung Manggala Wanabakti, Kamis (14/11/2019) kemarin. 
 
Wamen Alue Dohong menyambut baik rencana kegiatan tersebut. Rencananya kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Oktober 2020, dengan pendekatan tema mengenai gambut, pangan, dan lingkungan.

"Sebagai pemilik gambut terluas, Indonesia harus menyuarakan lebih keras lagi di tingkat internasional, terutama mengenai peran gambut terhadap mitigasi dan pengendalian perubahan iklim, termasuk dalam upaya pencapaian NDC Indonesia," ujar Wamen Alue Dohong.

Baca Lainnya : Cegah Karhutla, Solusi Ekonomi Produktif Ini Bisa Diterapkan di Lahan Gambut

Lebih lanjut, Wamen Alue Dohong menyampaikan bahwa gambut ini merupakan kekayaan alam sekaligus aset ekonomi, sehingga harus bijak dalam pengelolaan dan pemanfaatannya.

"Kita mengharapkan akan ada masukan yang bagus dari penyelenggaraan seminar internasional gambut dan kongres HGI ini. Kegiatan seminar internasional seperti ini juga bagian dari upaya memperkuat bargaining position HGI di fora global khususnya representasi ahli dan praktisi gambut yang duduk di Dewan Eksekutif dan ke anggota an kelompok ahli di International Peatland Society," ujar Wamen Alue Dohong.

Baca Lainnya : Pemerintah Klaim Pulihkan 3,2 Juta Hektare Gambut di Lahan Konsesi

Ke depan, Wamen Alue Dohong mendorong HGI dapat menjadi lembaga think tank yang dapat membantu pemerintah, dan dapat berperan juga dalam Pusat Gambut Tropis Internasional (ITPC) untuk mendukung pengelolaan gambut yang bijaksana dan berkelanjutan.

Pada pertemuan ini, Wamen Alue Dohong didampingi oleh Kepala Badan Litbang dan Inovasi KLHK, dan Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

LIPI Dorong Pembentukan Desa E-Commerce

Peristiwa   13 Des 2019 - 15:23 WIB
Bagikan: