Rentetan Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

TrubusNews
Astri Sofyanti
15 Nov 2019   08:00 WIB

Komentar
Rentetan Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Ilustrasi - gempa (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan rentetan gempa susulan (aftershock) terjadi pascagempa bermagnitudo 7,4 yang akhirnya dimutakhirkan menjadi 7,1 di Maluku Utara, Kamis (14/11) pukul 23.43 WIB. Titik koordinasi gempa berada pada 1.63 Lintang Utara (LU) dan 126.39 Bujur Timur (BT) atau 134 kilometer Barat Laut Jailolo, pada kedalaman 73 kilometer di Maluku Utara.

BMKG mencatat, gempa susulan masing-masing tercatat adalah Magnitudo 5,0 pada Jumat (15/11) dini hari pukul 00:55:18 WIB, dengan titik lokasi di 1.54 LU,126.46 BT atau 128 kilometer Barat Laut Jailolo di kedalaman 10 kilometer. BMKG menyatakan, rentetan gempa susulan ini tidak berpotensi tsunami.

Gempa selanjutnya tercatat dengan magnitudo 5.9 pada Jumat (15/11) dini hari pukul 01:45:39 WIB yang berada di titik lokasi 1.49 LU, 126.40 BT dengan pusat gempa berada di dasar laut atau 127 km Barat Laut Jailolo di Kedalaman 10 Km. Gempa tersebut juga dinyatakan tidak berpotensi tsunami dan guncangannya drasakan (MMI) III Ternate, II-III Manado, II-III Tahuna dan II-III Bitung.

Baca Lainnya : BMKG Deteksi Tsunami Kurang dari 1 Meter Pascagempa Magnitudo 7,1 Guncang Maluku Utara

Sebelumnya BMKG menyatakan status peringatan dini tsunami pascagempa utama M 7,1 yang diakhiri pada pukul 01.45 WIB. BMKG juga memutakhirkan laporan adanya gelombang tsunami dengan ketinggian masing-masing 0,6 meter di Ternate (23.43 WIB), 0,9 meter di Jailolo (23.43) dan 0,10 meter di Bitung (00.08 WIB).

Sementara ini belum adanya laporan kerusakan infrastruktur ataupun jatuhnya korban jiwa. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI/Polri sedang berupaya melalukan kaji cepat terkait pascagempa tersebut.

Baca Lainnya : Gempa M 7,1 Guncang Maluku Utara, Sulut Waspada Gelombang Tsunami

Warga sekitar lokasi yang terdampak guncangan gempa diharapkan agar tidak panik dan tidak terpengaruh dengan kabar yang tidak benar dan tidak dapat dipertanggung jawabkan. Pastikan informasi yang resmi selalu bersumber dari instansi terkait seperti BMKG, BNPB, BPBD, Dinas Provinsi dan pihak berwajib lainnya.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

LIPI Dorong Pembentukan Desa E-Commerce

Peristiwa   13 Des 2019 - 15:23 WIB
Bagikan: