Petugas Sibuk Evakuasi, Pengungsi Korban Banjir di Bangka Belitung Terlantar

TrubusNews
Trubus News
17 Juli 2017   01:20 WIB

Komentar
Petugas Sibuk Evakuasi, Pengungsi Korban Banjir di Bangka Belitung Terlantar

Infrastruktur jalan rusak di Kabupaten Belitung Timur akibat banjir. (Foto : Foto: Dok Pemprov Bangka Belitung)

Hujan deras yang terjadi sejak Jumat (14/7/2017) hingga Minggu (16/7/201) telah menyebabkan banjir yang di luar di beberapa wilayah Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung.

Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutupo Purwo Nugroho mengatakan, banjir terjadi sejak Sabtu (15/7/2017) pukul 05.00 WIB, kemudian debit air terus meningkat dan meluas.

“Ribuan rumah terendam banjir hingga ketinggian 1-2 meter,” jelas Sutopo.

Paparnya, di Kabupaten Belitung Timur, banjir merendam tujuh kecamatan, yaitu kecamatan Simpang Renggiang, Kelapa Kampit, Dendang, Damar, Gantung, dan Manggar.

“Beberapa desa di Kecamatan Simpang Renggiang terendam banjir antara 25-120 cm. desa-desa itu, Desa Simpang Tiga, Air Ruak, Renggiang, Lintang dan Air Madu,” tuturnya.

Sutopo mengaku, upaya mengevakuasi warga terhalang tingginya banjir dan terbatasnya ketersediaan perahu karet.

Meski begitu, kata Sutopo, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Akan tetapi, akses jalan Raya Kelapa Kampit - Tanjung Pandan, atau tepatnya jalur di depan Komplek PLN Desa Mayang mengalami rusak karena tergerus aliran air hujan.

Begitu pula dengan jalan lintas Tanjung Pandan - Buding menuju Kampit dan Manggar. “Jalur ini tidak bisa dilalui kendaraan karena kedalaman air 3 meter akibat meluapnya air Sungai Buding,” ujar Sutopo.

Sementara itu, lanjut Sutopo, banjir di Kecamatan Gantung pada menyebabkan jalan raya dari Gantung menuju Manggar terputus, tepatnya di Dusun Selumar.

“Bantuan logistik mengalami kendala akibat jalan putus dan terendam banjir. Terhambatnya akses transportasi juga disebabkan jembatan yang ambruk terseret arus banjir,” katanya.

“Tiga jembatan yang sudah teridentifikasi terputus yaitu jembatan Kampung Gunung, jembatan Batu Penyok, dan jembatan Bantan,” tambahnya.

Banjir juga terjadi di empat kecamatan di Kabupaten Belitung, yaitu Kecamatan Tanjung Pandan, Membalong, Sijuk dan Badau.

Iwan, warga Manggar Belitung mengatakan, para korban banjir di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, sangat membutuhan pasokan logistik untuk istirahat juga obat-obatan.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, SKPD, PMI, dan relawan, katanya, masih fokus mengevakuasi warga dari lokasi banjir. “Sementara di tempat penampungan belum ada dapur umur dan keperluan pengungsi,” tukasnya.[AS]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: