Jelang Natal dan Tahun Baru Kemendag Siap Terjunkan Tim Lakukan Penetrasi Pasar

TrubusNews
Astri Sofyanti
13 Nov 2019   13:00 WIB

Komentar
Jelang Natal dan Tahun Baru Kemendag Siap Terjunkan Tim Lakukan Penetrasi Pasar

Meteri Perdagangan Agus Suparmanto ketika menggelar konferensi pers terkait stabilisasi harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Auditorium Kementerian Perdagangan, M.I Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Rabu (13/11). (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Demi menjaga kestabilan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Kementerian Perdagangan (Kemendag) wiap menerjunkan tim untuk melakukan penetrasi pasar ke sejumlah daerah yang rawan terjadi gejolak harga menjelang akhir tahun. Hal ini dilakukan karena dikhawatirkan harga bahan pangan akan melonjak menjelang Natal hingga tahun baru karena meningkatnya permintaan.

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan, sebagai langkah stabilisasi harga dan ketersediaan di daerah akan dilakukan rapat koordinasi daerah (Rakorda) dan penetrasi pasar yang akan melibatkan para Eselon I dan II Kemendag, timm penetrasi pasars serta pemerintah daerah/kota menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Hari besar keagamaan merupakan periode yang rawan mengalami gejolak pasar khususnya barang kebutuhan pokok akibat faktor peningkatan demand di masyarakat,” demikian dikatakan Mendag Agus ketika menggelar konferensi pers terkait stabilisasi harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Auditorium Kementerian Perdagangan, M.I Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Rabu (13/11).

Untuk itu, ditekankan Mendag Agus, menjelang hari besar keagaan, yakni Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Kementerian Perdagangan semakin meningkatkan sinergi dan koordinasi demi menjaga kecukupan stok pasokan dan harga barang kebutuhan pokok dalam rangka menjaga stabilitas harga.

“Untuk itu, perlu dilakukan Rakorda dan melakukan pantauan langsung ke pasar rakyat, ritel modern, serta gudang barang kebutuhan pokok. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapan pemerintah daerah, Perum Bulog dan Satgat Pangan, hingga pelaku usaha barang kebutuhan pokok dalam rangka menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, serta mengkordinasikan langkah-langkah yang tepat untuk perlu dilakukan pihak terkait dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok,” tambah Agus.

Kementerian Perdagangan akan melakukan penetrasi pasar ke sejumlah wilayah di Indonesia seperti Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, Papua Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Bali. Diakui Agus, 15 daerah ini perlu dilakukan penetrasi pasar karena berpotensi terjadi gejolak harga menjelang hari besar keagaan.

“Waktu pelaksanaan Rakorda, kunjungan pasar dan gudang akan dilakukan antara minggu ke 2 November sampai dengan minggu ke 2 Desember 2019. Setelah rangkaian rakorda dimaksud, pada 16 sampai 20 Desember tim Kemendag akan melakukan pengawalan pasokan barang kebutuhan pokok dengan turun langsung ke pasar dalam rangka menjaga kecukupan pasokan menjelang Natal dan Tahun Baru melalui penetrasi pasar,” ucap Agus.

Dikatakan Agus tujuan dilakukan penetrasi pasar adalah mengawal pasokan barang kebutuhan pokok ke pasar dalam rangkan menjaga kecukupan pasokan sebagai antisipasi naiknya permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru 2020 serta berkoordinasi pemenuhan pasokan ke pasar bekerja sama dengan pelaku usaha barang kebutuhan pokok apabila diperlukan.

“Tugas utama dari tim Kemendag adalah memastikan bahwa harga barang kebutuhan pokok di wilayah pantauan masing-masing stabil serta sesuai dengan HET dan harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah,” pungkas Mendag Agus.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bambang Ismawan Ungkap Tantangan Mendirikan Majalah Trubus

Peristiwa   06 Des 2019 - 15:13 WIB
Bagikan: