Gelar Pertemuan, Mentan dan Mendag Bahas Ketahanan Pangan Hingga Perkuat Sinergi

TrubusNews
Astri Sofyanti
11 Nov 2019   12:48 WIB

Komentar
Gelar Pertemuan, Mentan dan Mendag Bahas Ketahanan Pangan Hingga Perkuat Sinergi

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menggelar pertemuan dengan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Senin (11/11) (Foto : Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Hari ini, Senin (11/11), Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menggelar perteuan dengan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. Dalam pertemuan itu, Syahrul mengaku ingin menguatkan sinergitas dan kerjasama strategis dalam upayanya membangun ketahanan pangan.

"Hari ini, komitmen Menteri Perdagangan menjadi sinyal yang sangat positif untuk Kementerian Pertanian dalam menguatkan sinergitas. Besok saya yang akan datang ke sana (Kemendag) untuk membicarakan hal-hal yang menjadi harapan bersama," jelas Mentan Syahrul di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (11/11).

Syahrul mengatakan, pertemuan ini harus menjadi momentum bersama dalam menghilangkan ego sektoral antara Kementerian dan lembaga lain, terutama yang berkaitan dengan pembangunan pertanian.

Baca Lainnya : Kementerian Pertanian Dorong Pemanfaatan Teknologi Bangun Sektor Peternakan

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, ego sektoral antara Kementerian tidak boleh terjadi. Intinya kekuatan negeri ini harus kita optimalkan, dan itu salah satunya hadir dari tangannya menteri perdagangan, terutama dalam mengintegrasikan satu program dengan program yang lain agar tidak terjadi tumpang tindih," ucapnya.

Ke depan, pihaknya berkomitmen akan membawa seluruh Dirjennya untuk membuat workshop di Kementerian Perdagangan. Sebaliknya, jajaran Kemendag juga akan bertukar ide dan program di Kementerian Pertanian.

"Saya akan bawa Dirjen saya ke Menteri Perdagangan dan menggelar workshop bersama mereka. Jadi komunikasi ekonomi dan diplomasi pertanian harus dilakukan secara timbal balik supaya tidak selalu bicara impor, akan tetapi lebih banyak bicara ekspor," bebernya.

Baca Lainnya : Kementerian Pertanian dan Gapuspindo Bersinergi dalam Membangun Sektor Peternakan

Adapun poin dalam pembicaraan ini, kata Syahrul, salah satunya ialah yang berkaitan dengan penerapan teknologi. Pemanfaatan teknologi bisa dilakukan untuk mengefisiensikan waktu dan menambah jumlah produksi.

"Misalnya dengan drone yang kita miliki penyiraman 500 hektar hanya membutuhkan waktu setengah jam karena mesin ini sudah menggunakan internet. Dan yang lebih penting, semua mesin dan teknologi ini buatan anak bangsa," lanjut Syahrul.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mendukung upaya Kementerian Pertanian dalam memanfaatkan teknologi sebagai bekal memperbesar jumlah produksi. Mendag Agus mengatakan langkah tersebut perlu mendapat dukungan baik melalui kerjasama maupun perancangan program starategis di sektor pertanian.

Baca Lainnya : Garap Lahan Rawa Jadi Produktif, Kementerian Pertanian Dorong Pemanfaatan Teknologi Pertanian Modern di Kalsel

"Kalau melihat dari banyaknya mesin-mesin yang bagus ini, saya yakin produk dalam negeri bisa meningkat. Untuk itu, kita harus mendukung upaya ini melalui kerjasama yang startegis. Apalagi mesin-mesin pertanian ini merupakan karya anak bangsa," papar Agus.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: