Kepala BNPB Ajak Masyarakat Pesisir Sumbar Peduli Abrasi dengan Tanam Pohon

TrubusNews
Binsar Marulitua
08 Nov 2019   07:00 WIB

Komentar
Kepala BNPB Ajak Masyarakat Pesisir Sumbar Peduli Abrasi dengan Tanam Pohon

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo memberikan bbibit pohon kepada anak-anak di pesisir Sumatera Barat (Sumbar) untuk mengurangi kerusakan akibat Abrasi, KAmis (7/8/2019). (Foto : BNPB)

Trubus.id -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, melakukan kunjungan ke beberapa pantai di Sumatera Barat (Sumbar) yang rusak akibat abrasi pada Kamis (7/8/2019). Penanaman mangrove dan pohon cemara udang juga dilakukan sebagai upaya pengurangan kerusakan. 

"Rusaknya bibir pantai di sepanjang pantai barat wilayah Sumatera Barat diakibatkan oleh abrasi, mengingat ombak di Samudera Hindia begitu kencang", ujar Doni dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (8/11/2019). 

Doni mengimbau, kepada seluruh komponen yang terdapat di daerah, untuk mengedepankan penanaman vegetasi dalam rangka pengurangan kerusakan akibat abrasi. Tetapi, perlu dilakukan penanaman pohon yang cocok dengan tanah terhadap karakter masing-masing pantai.

Baca Lainnya : Kepala BNPB Ingatkan Pentingnya Jalur Evakuasi di Kawasan Wisata

"Beberapa yang terlihat hidup subur disini adalah pohon cemara udang dan Pohon Pinago (Beringin Pantai)", tambah Doni.

Selain untuk mengatasi abrasi, pohon-pohon tersebut dapat dijadikan sebagai shelter alami jika terjadi tsunami. Masyarakat dapat menyiapkan tangga atau tali dimana dapat digunakan untuk berlindung naik keatas pohon yang tinggi untuk bertahan dari terjangan tsunami. 

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumbar mendukung program yang ditawarkan kepala BNPB.

"Saya juga melihat langsung di Jepang juga menggunakan vegetasi untuk mengurangi abrasi,"jelasnya. 

BNPB akan bekerjasama dengan pemerintah daerah Sumatera Barat, Kabupaten/Kota di Sumbar , TNI/POLRI, para pecinta lingkungan serta dunia usaha akan memberikan bibit-bibit pohon tersebut kepada masyarakat.

Diharapkan bibit pohon tersebut ditanam dan dirawat dengan baik sehingga dapat berfungsi menahan derasnya ombak dan tsunami yang menghantam bibir pantai.

Baca Lainnya : Antisipasi Banjir di Musim Hujan, BNPB Siapkan Dana Hingga Rp850 Miliar

"Pohon Pinago (beringin pantai) yang berada persis didepan rumahnya telah ada dari sekitar tahun 1980. Pohon ini awalnya kecil, hanya setinggi paha orang dewasa pada tahun 1980, namun kini tingginya sudah hampir 4 meter dan memiliki akar yang kuat", kata Zahir salah satu tokoh masyarakat yang tinggal dibibir pantai Desa Ampalu, Pariaman Tengah, Kota Pariaman kepada Doni Monardo. 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: