Musim Pancaroba, Waspada Demam Berdarah Mengintai

TrubusNews
Astri Sofyanti
07 Nov 2019   20:00 WIB

Komentar
Musim Pancaroba, Waspada Demam Berdarah Mengintai

Ilustrasi - nyamuk demam berdarah (Foto : shutterstock/Khlungcenter)

Trubus.id -- Usai berbulan-bulan menghadapi cuaca panas, kini Indonesia memasuki peralihan musim (pancaroba). Di musim peralihan ini sejumlah penyakit yang mengintai masyarakat salah satunya adalah berdarah dengue (DBD).

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, selama musim peralihan, DBD paling banyak ditularkan oleh nyamuk. Udara yang lembap menyebabkan lebih banyak nyamuk dan ancaman demam berdarah. Belum lagi, daya tahan tubuh manusia yang kerap kali menurun pada saat musim pancaroba.

"Yang paling dikhawatirkan saat musim pancaroba yaitu ancaman penyakit demam berdarah, karena paling tinggi terjadi di Indonesia," ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Vektor dan Zoonosis, Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, mengutip Antaranews, Kamis (7/11).

Dikatakan Siti, penyakit yang ditularkan melalui vektor, terutama nyamuk, cukup sering ditemukan pada musim peralihan. Peralihan musim membuat udara menjadi lebih lembap. Perubahan itu secara otomatis berpengaruh terhadap siklus hidup nyamuk. Terlebih perubahan cuaca membuat nyamut juga perlu beradaptasi khususnya dalam sistem reproduksi nyamuk. Kondisi ini justru berdampak pada peningkatan jumlah nyamuk aedes aegypti yang membawa virus dengue.

Terlebih, daya tahan tubuh manusia pada saat peralihan musim cenderung menurun. Penyakit demam berdarah menjadi salah satu penyakit yang harus kita waspadai dan dicegah. Untuk melindungi diri dari serangan demam berdarah, masyarakat perlu melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

PSN dapat dilakukan dengan gerakan Jumat Bersih, mengurangi jentik nyamuk, atau menaburkan bubuk abate. Kegiatan PSN harus dilakukan di semua area, baik rumah yang bersifat pribadi hingga ruang-ruang publik lainnya.

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kebersihan agar tak menjadi sarang nyamuk.

"Ini harus diperhatikan. Lokasi yang tidak bersih menjadi tempat penampungan air dan sarang nyamuk," pungkasnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: