LIPI Sebut Degradasi Lahan Jadi Ancaman Terbesar Kelestarian Keanekaragaman Hayati

TrubusNews
Astri Sofyanti
05 Nov 2019   13:35 WIB

Komentar
LIPI Sebut Degradasi Lahan Jadi Ancaman Terbesar Kelestarian Keanekaragaman Hayati

Joeni Setijo Rahajoe Kepala Bidang Botani dari Pusat Penelitian Botani LIPI. (Foto : Astri Sofyanti/ trubus.id)

Trubus.id -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut bahwa degradasi hutan dan lahan atau alih fungsi lahan yang masif terjadi mengancam kelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan oleh Joeni Setijo Rahajoe Kepala Bidang Botani dari Pusat Penelitian Biologi LIPI.

"Degradasi hutan yang paling banyak terjadi adalah perubahan lahan. Kondisi ini mengancam keberadaan spesies endemik. Ini sangat memprihatinkan. Ini yang harus segera dilakukan konservasi," kata Joeni pada kegiatan Seminar Peringatan HCPSN 2019 dengan tema Pengelolaan Keanekaraman Hayati Indonesia Mendukung Revolusi Industri 4.0 dan SDGs di Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/11).

Diakuinya, untuk melakukan konservasi terhadap spesies-spesies endemik ini, LIPI harus menentukan terlebih dahulu jenis-jenis endemik di masing-masing wilayah yang harus di konservasi. Saat ini LIPI sedang menginventarisasi spesies-spesies endemik untuk menentuk prioritas dalam upaya perlindungan terhadap puspa dan satwa yang ada di Indonesia.

Baca Lainnya : LIPI Beberkan Bahaya Ledakan Populasi Alga di Ekosistem Pesisir

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor 106 Tahun 2018, ada 904 jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi. Saat ini, ada sekitar 50 jenis pohon langka yang perlu ditentukan status konservasinya.

Menurut Joeni, semakin cepatnya perubahan akibat terjadinya degradasi, LIPI akan bekerja cepat. "Dengan semakin cepatnya perubahan ini harus semakin cepat juga kita menentukannya. Menentukan prioritas jenis-jenis puspa yang yang harus dikonservasi juga ada targetnya, mulai dari mengetahui jenis-jenis yang harus segera dikonservasi, jenis-jenis yang harus dilindungi dan menentukan jenis yang dikonservasi ini tidak harus berada dikawasan in situ tapi juga disimpan di ex situ, termasuk di kebun raya," pungkas Joeni.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

LIPI Dorong Pembentukan Desa E-Commerce

Peristiwa   13 Des 2019 - 15:23 WIB
Bagikan: