Dukung Swasembada Daging, Pemkab Madiun Intensifkan Program Upsus Siwab

TrubusNews
Trubus News
26 Okt 2017   18:00 WIB

Komentar
Dukung Swasembada Daging, Pemkab Madiun Intensifkan Program Upsus Siwab

(Foto : Foto: Ridwan Syamsu/TRUBUS.ID)

Trubus.id -- Pemkab Madiun, Jawa Timur, secara intensif meningkatkan populasi ternak ruminansia besar di wilayah setempat guna mendukung swasembada daging nasional.

Kata Bupati Madiun Muhtarom, peningkatan tersebut salah satunya dilakukan melalui program Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus Siwab).

Dijelaskannya, dalam praktiknya nanti, Upsus Siwab akan melibatkan petugas penyuluh peternakan, mantri kesehatan ternak, dan para peternak di Kabupaten Madium.

Muhtarom menegaskan, Upsus Siwab bertujuan mempercepat peningkatan poppulasi ternak ruminansia besar, baik sapi perah, sapi potong, maupun kerbau.

"Sehingga dapat terpenuhinya kebutuhan daging dan susu di tingkat lokal dan nasional guna meraih swasembada daging," jelas Muhtarom, Kamis (26/10/2017).

Upsus Siwab diwujudkan dengan melakukan inseminasi buatan atau kawin suntik terhadap ternak sapi dan kerbau.

Sejak program tersebut digulirkan, dari target 20.000 ekor ternak ruminansia besar, sejauh ini telah terealisasi 14.800 ekor.

Upsus Siwab mencakup dua program utama, yaitu peningkatan populasi melalui inseminasi buatan (IB) dan intensifikasi kawin alam (Inka).

Program peningkatan populasi adalah upaya pembuntingan masif sapi dan kerbau betina di dalam negeri.

Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 48/Permentan/PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting yang ditandatangani Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada 3 Oktober 2016.

Secara nasional, upaya khusus tersebut menargetkan akan ada tiga juta sapi dan kerbau bunting yang pada gilirannya menghasilkan 2,4 juta pedet pada 2018. [AS]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: