Jumlah Korban Meninggal Dunia Pascagempa Mindanao Bertambah Jadi 7 Jiwa

TrubusNews
Astri Sofyanti
30 Okt 2019   18:30 WIB

Komentar
Jumlah Korban Meninggal Dunia Pascagempa Mindanao Bertambah Jadi 7 Jiwa

Ilustrasi gempa (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Gempa berkekuatan magnitude 6,7 (M 6,7) yang menguncang Mindanao, Filipina, Selasa (29/10) mengakibatkan tujuh warga meninggal dunia. Pusat Seismologi Eropa-Mediterania, gempa tersebut merupakan gempa kuat kedua yang mengguncang Mindanao dalam dua minggu terakhir. Pihak berwenang memprediksi jumlah korban jiwa bisa meningkat lebih lanjut karena banyak yang terluka akibat gempa tersebut.

Gempa kuat yang terjadi pada Selasa pagi ini, menghancurkan sejumlah bangunan rumah, sekolah hingga gedung ini juga mengakibatkan tanah longsor di pulau selatan Filipina.

Berdasarkan laporan, salah seorang anak berusia tujuh tahun dan ayahnya yang berusia 44 tahun menjadi korban dalam peristiwa tersebut di Provinsi Cotabato Utara. Keduanya meninggal dunia karena dihantam batu besar.

"Sangat menyedihkan melihat kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa bumi," demikian dikatakan seorang pejabat bencana di Cotabato Utara, Abril Espadera seperti dilaporkan Channel News Asia, Rabu (30/10).

Diakui Abril Espadera, gempa bumi merobohkan rumah-rumah runtuh dan bangunan-bangunan diwilayah tersebut, termasuk sekolah.

"Getaran yang lebih kecil mengguncang penduduk yang gelisah sepanjang hari dan mereka yang takut untuk kembali ke rumah mereka mendirikan tenda untuk berlindung di dekat halaman sekolah," ucap Espadera.

Di Kota Magsaysay di Provinsi Davao del Sur, tim penyelamat berusaha menemukan tiga jenazah setelah tanah longsor di dua kota terpisah melanda sebagian wilayah pertanian.

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: