Sistem Tusip Menjadi Andalan Kementan Tingkatkan Produksi Kedelai di Tahun 2019

TrubusNews
Thomas Aquinus
21 Okt 2019   13:00 WIB

Komentar
Sistem Tusip Menjadi Andalan Kementan Tingkatkan Produksi Kedelai di Tahun 2019

Ilustrasi kedelai (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan peningkatan produksi kedelai di tahun 2019 hingga pada tahun-tahun berikutnya swasembada kedelai benar-benar dapat terwujud. Untuk itu, Kementan telah menyusun langkah penerapan teknologi tanam alternatif guna mencapai target luas tanam kedelai tahun 2019, salah satunya adalah dengan sistem tanam Tumpang Sisip (Tusip) atau Relay Croping.

Direktur Aneka Kacang dan Umbi, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Amirudin Pohan menyampaikan Tusip adalah cara bercocok tanam dalam satu bidang lahan dengan ditanami dua atau lebih jenis tanaman dengan pengaturan pada waktu panen dan tanamnya.

"Tusip itu caranya menyisipkan tanaman kedelai pada tanaman lainnya, untuk waktunya yang paling baik pada saat menjelang panen tanam lainnya tersebut," demikian jelas Amirudin dikutip tabloissinartani.

Baca Lainnya : Kementan-FAO Berkolaborasi Cegah Penyakit ASF Masuk ke Indonesia

Dijelaskannya, tumpang Sisip kedelai dengan jagung sangat memungkinkan dilakukan pada bulan Oktober mengingat diperkirakan panen jagung cukup luas di akhir bulan Oktober ini. Sebelum panen jagung dimanfaatkan untuk tanam tusip kedelai.

"Jadi ini kan sebentar lagi akan panen jagung. Nantinya itu jagung  sekitar 10 sampai 20 hari sebelum panen, kita tanam tusip ini. Banyak potensinya baik pada pertanaman jagung bantuan pemerintah maupun tanaman swadaya petani," jelasnya.

"Ini bentuk pertanian terpadu, solusi intensifikasi dan meningkatkan indek pertanaman dan sangat menguntungkan bagi petani" tambahnya.

Saat ini petani sudah sering melakukan Tusip tanaman satu dengan yang lainnya sehingga tidak perlu ada pembelajaran. Selain itu, bantuan benih dan pupuk dari Kementan untuk tanaman kedelai masih tersedia dan bisa segera dimanfaatkan. 

Baca Lainnya : Antisipasi Penyakit Demam Babi Afrika Masuk Indonesia, Kementan Perketat Pengawasan

"Target Kementan mengenjot pencapaian produksi kedelai tahun 2019 seluas 600 ribu hektar, dua kali lipat dari tahun kemarin," pinta Amirudin.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Kedelai, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Rachmat mengungapkan sasaran kegiatan Tusip akan dilaksanakan di 23 Provinsi sentra produksi jagung yang masih banyak terdapat pertanaman jagung. Untuk mensukseskan kegiatan ini tentunya perlu kerjasama yang solid. 

“Kerja sama tidak hanya di dalam Kementan saja, namun kami juga menggandeng seluruh unsur aparat pertanian dari pusat hingga ke level Desa untuk bersama-sama sukseskan Tusip ini,” katanya.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: