Implementasi Hak Atas Pangan di Indonesia Diapresiasi pada Side Event CFS ke-46 di Roma

TrubusNews
Binsar Marulitua
18 Okt 2019   08:30 WIB

Komentar
Implementasi Hak Atas Pangan di Indonesia Diapresiasi pada Side Event CFS ke-46 di Roma

Panelis dari Pelapor Khusus Hak Atas Pangan PBB, Hilal Elver berjabat tangan dengan epala Badan Ketahanan Pangan Dr. Agung Hendriadi dalam Side Event di sela-sela pertemuan Conference on Food Security (CFS) ke-46 di Roma, Italia, Selasa (16/10/2019). (Foto : Kemenlu)

Trubus.id -- Panelis dari Pelapor Khusus Hak Atas Pangan PBB, Hilal Elver mengapresiasi keseriusan Indonesia dalam memperjuangkan hak atas pangan. Hal tersebut diutarakan dalam dalam Side Event di sela-sela pertemuan Conference on Food Security (CFS) ke-46 di Roma, Italia, Selasa (16/10/2019) lalu. 

Keseriusan itu terlihat dari penyusunan kerangka kebijakan terkait hak atas pangan, seperti UUD 45 dan UU Pangan No. 18 tahun 2012, serta implementasinya untuk mengangkat derajat masyarakat Indonesia, khususnya di pedesaan.

“Kami mengapresiasi pemerintah Indonesia dalam keseriusannya untuk memperjuangkan hak atas pangan bagi masyarakat,” ujar Ibu Hilal Elver dalam keterangan tertulis, yang diterima di Jakarta, Kamis (17/10/2019) malam. 

Baca Lainnya : Pekerja Migran Indonesia Dilatih Menanam Hidroponik di Brunei Darussalam

Ibu Hilal menambahkan, bahwa perlindungan hak atas pangan di bawah peraturan perundang-undangan adalah bentuk perlindungan yang paling efektif, karena hak atas pangan dilindungi oleh konstitusi negara yang memiliki kekuatan hukum.

“Memasukkan pendekatan hak atas pangan dalam peraturan perundang-undangan dapat mengubah pola pikir masyarakat, sehingga hak atas pangan dapat terimplementasi dengan baik,” tambahnya.

Tema yang diangkat pada side event ini adalah Fifteen Years Implementing the Right to Food Guidelines – Reviewing Progress to Achieve the 2030 Agenda. Side event ini membicarakan hasil review dari pelaksanaan hak atas pangan selama 15 tahun terakhir di seluruh dunia.

Selain Ibu Hilal Ever, panelis lainnya adalah Direktur Jenderal Kebijakan Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan Spanyol Gabriel Ferrero dan Prof. Wenche Barth Eide dari Universitas Oslo.

Baca Lainnya : Bahas Kelapa Sawit, Jokowi Berharap Dukungan Belanda Hadapi Uni Eropa

Delegasi Indonesia yang hadir dalam side event ini adalah Kepala Badan Ketahanan Pangan Dr. Agung Hendriadi dan Tenaga Ahli Menteri Pertanian Dr. Sam Herodian, didampingi anggota Delegasi lainnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Tiga Desa di Kota Batu Terdampak Angin Kencang

Peristiwa   17 Nov 2019 - 17:06 WIB
Bagikan:          
Bagikan: