Karhutla, Sumsel dan Jambi Masih Diselimuti Asap Tebal dan Jarak Pandang Terbatas

TrubusNews
Binsar Marulitua
17 Okt 2019   10:45 WIB

Komentar
Karhutla, Sumsel dan Jambi Masih Diselimuti Asap Tebal dan Jarak Pandang Terbatas

Helikopter pengangkut air menembus asap kebakaran hutan dan lahan di Riau (Foto : KLHK)

Trubus.id -- Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi momok yang mengurung aktivitas masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) dan Jambi. Beberapa masyarakat terpapar Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan aktivitas pendidikan diliburkan akibat asap tebal yang urung hilang sampai hari ini, Kamis (17/10/2019). 

"Kondisi umum di Sumatera masih terdeteksi asap yang cukup tebal di Jambi dan Sumatera Selatan. Hal ini terlihat dari jarak pandang yang pendek dan kondisi cuaca yang berasap," jelas  Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo di Jakarta, Kamis.

Sedangkan untuk wilayah Kalimantan, masyarakat lebih bernasib baik. Karhutla relatif sudah berkurang dan asap tidak terdeteksi lagi hampir di seluruh Kalimantan.

Baca Lainnya : Merauke Membara, Tradisi Masyarakat Dominasi Karhutla pada 23 Titik Api

BNPB melaporkan, jarak pandang dan cuaca di beberapa bandara di Sumatera dan Kalimantan yaitu Sibolga 3.2 km (berasap), Pekanbaru 2.0 km (udara kabur), Kerinci 3.0 km (berawan), Jambi 0.4 km (berasap), Palembang 0.8 km (berasap). 

Sealnjutnya di Pontianak lebih dari 10 km (berawan), Sintang 5.0 km (udara kabur), Pangkalan Bun 6.0 km (berawan), Sampit 7 km (berawan), Palangkaraya lebih dari 10 km (berawan), dan Banjarmasin 5.0 km (udara kabur).

Pantauan hotspot dari LAPAN yang dianalisis oleh BMKG pada jam 07.00 WIB dengan tingkat kepercayaan 81% - 100% menunjukkan Riau 16 titik, Jambi 134 titik, Sumatera Selatan 89 titik, Kalimantan Barat 1 titik, Kalimantan tengah 21 titik, dan Kalimantan Selatan 8 titik. 

Baca Lainnya : Sudah 20 Konsesi Perusahaan Asing Disegel Terkait Karhutla

Penyebaran titik panas baru potensi kebakaran hutan dan lahan malah meningkat di Papua. Terpantau jumlah hotspot yang cukup banyak di Papua yaitu 267 titik, yang sebagian besar terdapat di Kabupaten Merauke sebanyak  263. 

Titik panas di Merauke tersebar di 17 distrik antara lain Animha, Elikobel, Ilwayab, Jagebob, Kaptel, Kimaan, Kurik, Malind, Merauke, Muting, Naukenjerai, Ngguti, Okaba, Sota, Tabonjo, Tanahmiring, Tubang, dan Waan.

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: