Mensos Dorong Penguatan Kapasitas KAT Tetap Melestarikan Kearifan Lokal

TrubusNews
Thomas Aquinus
16 Okt 2019   21:00 WIB

Komentar
Mensos Dorong Penguatan Kapasitas KAT Tetap Melestarikan Kearifan Lokal

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita saat meresmikan “Lokasi Etalase Pemberdayaan KAT Melalui Sinergi Program Pengembangan Masyarakat Industri Hulu Migas”. (Foto : Kemensos)

Trubus.id -- Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong penguatan kapasitas bagi warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) dengan tetap melestarikan kearifan lokal.

"Pemberdayaan warga KAT melalui pemberian keterampilan,  pengetahuan,  dan penguatan kapasitas,  tetap  penting.  Namun penguatan kearifan lokal juga tetap harus dijaga, " kata Mensos saat meresmikan “Lokasi Etalase Pemberdayaan KAT Melalui Sinergi Program Pengembangan Masyarakat Industri Hulu Migas”, di lokasi KAT Pematang Kolim, Desa Gurun Tuo, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Baca Lainnya : Kemensos Berikan 4 Arahan Agar Lansia Tetap Sehat dan Produktif

Dalam sambutanya Mensos mengutarakan bahwa di tengah kemajuan teknologi kearifan lokal sering dianggap sebagai barang usang, atau sudah tidak berguna.

Dirinya menilai, derasnya pengaruh asing pada era globalisasi gobalisasi membuat kearifan lokal dianggap sebagai sesuatu yang tidak baik.

"Padahal globalisasi tidak selalu membawa dampak positif, Banyak juga juga membawa nilai-nilai yang berbeda dengan nilai yang  biasa kita anut.  Namun,  kita tidak boleh menghindari perubahan selama itu menahan baik dan bermanfaat, " katanya.

Baca Lainnya : Mensos: Bantuan Korban Gempa Ambon Tahap Pertama Capai 1,3 Miliar

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat termasuk  warga Jambi pandai dalam mensiasati perubahan. "Jangan jadi warga yang bersikap eksklusif,"  ujarnya.

Menurutnya, kearifan lokal berperan sebagai nilai-nilai,  pedoman,  menjadi identitas yang menangkal pengaruh negatif dari globalisasi.

Dirinya berharap semua pihak, terutama pemerintah daerah  menyusun kebijakan yang memperkuat tumbuh kembangnya kearifan lokal. 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: