Palapa Ring Timur Sentuh Masyarakat Pegunungan di Papua

TrubusNews
Binsar Marulitua
15 Okt 2019   15:00 WIB

Komentar
Palapa Ring Timur Sentuh Masyarakat Pegunungan di Papua

Zonasi penyelesaian Proyek Palapa Ring secara keseluruhan telah resmi beroperasi. (Foto : Kominfo)

Trubus.id -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan memastikan Proyek Palapa Ring secara keseluruhan telah resmi beroperasi. Tetapi, Proyek Untuk Palapa Ring Timur sempat menemui kendala dan tantangan akibat kondisi geografis.

Rudiantara menjelaskan, Palapa Ring Timur mencakup Papua, Maluku, NTT sampai ke Kabupaten Rote Ndao, rencana awalnya pada akhir kuartal kedua. Namun di Papua, kondisi geografisnya tidak memungkinkan kami untuk tepat waktu hingga baru selesai Agustus 2019 kemarin.

"Untuk Palapa Ring Timur, selama masa konstruksi, ditemukan berbagai hambatan dan tantangan karena kondisi geografis yang tidak menentu, di daerah pegunungan Papua sehingga target penyelesaiannya baru selesai di bulan Agustus 2019," kata Menteri Rudiantara saat menyampaikan laporan pada peresmian pengoperasian Palapa Ring di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/10/2019) kemarin.

Baca Lainnya : Pacu Ketahanan Pangan, Bendungan Napun Gate di NTT Ditargetkan Selesai 2020

Dengan peresmian Proyek Palapa Ring atau juga disebut Tol Langit ini, menurut Menkominfo, mulai saat ini dari 514 kabupaten/kota, tidak ada yang tidak dihubungkan dengan jalan tol (Palapa Ring). 

Kecepatan Tinggi Menkominfo Rudiantara mengatakan, Palapa Ring yang lebih dikenal dengan sebutan “Tol Langit” ini telah memberikan layanan komunikasi kepada seluruh masyarakat di Indonesia, melalui internet kecepatan tinggi. 

Pemanfaatan Palapa Ring sendiri, tambah Menkominfo, akan lebih dirasakan oleh masyarakat di daerah-daerah pelosok. Hal tersebut, lanjut Rudiantara, membuktikan komitmen pemerintah yang tidak melihat Jawa Sentris, tetapi Indonesia Sentris.

Baca Lainnya : Palapa Ring Timur Melengkapi Tulang Punggung Internet Nasional

 “Di Papua kami membangun di 30 kabupaten/kota baru yang tidak ada jaringan tulang punggung atau backbone internet kecepatan tinggi. Jadi, Palapa Ring itu adalah seperti jalan tol untuk internet kecepatan tinggi,” sambung Rudiantara. 

Untuk itu, Menkominfo Rudiantara menyampaikan terima kasih kepada seluruh ekosistem yang berperan dan berkomitmen menyelesaikan Palapa Ring dalam lima tahun terakhir.
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: