BMKG Sebut Kabut Asap di Sumatera dan Kalimantan Masih Fluktuatif

TrubusNews
Astri Sofyanti
15 Okt 2019   08:30 WIB

Komentar
BMKG Sebut Kabut Asap di Sumatera dan Kalimantan Masih Fluktuatif

Kabut asap yang terjadi akibat karhutla di wilayah Riau (Foto : Dok BNPB)

Trubus.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan bencana kabut asap akibat terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan masih fluktuatif karena titik panas masih terpantau.

Berdasarkan keterangan resmi BMKG di Jakarta, Selasa (15/10), berdasarkan pantauan satelit Modis (Terra Aqua), Suomi NPP, dan NOAA-20 selama periode 8 Oktober-14 Oktober 2019 terdeteksi adanya peningkatan jumlah titik panas di beberapa wilayah Indonesia yang saat ini tercatat sebesar 1.547 titik.

BMKG mencatat titik panas dari karhutla yag menyebabkan sebaran kabut asap terjadi di Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Jambi dan Kalimantan Timur. Sedangkan jumlah titik panas di Riau, Kalimantan Selatan. Sementara di Kalimantan Barat titik panas cenderung menurun.

Baca Lainnya : Topan Hagibis Tewaskan 9 Warga Jepang, BMKG Sebut Tak Berpengaruh Terhadap Indonesia

Sementara pantauan citra satelit Himawari-8 mencatat potensi angin yang bergerak ke arah Barat Daya, sebaran kabut asap dari jumlah titik panas cenderung meluas di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Mengutip Antaranews, Selasa (15/10), Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Rahadi Prabowo mengimbau masyarakat tetap waspada terjadinya kebakaran hutan dan lahan meski di beberapa wilayah Sumatera dan Kalimantan sudah mulai turun hujan ringan hingga sedang.

Diakui Mulyono, BMKG bersama BPPT, BNPB TNI dan Polri terus berupaya menumbuhkan awan hujan di lokasi-lokasi terjadi karhutla dank abut asap dengan melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca yang dilakukan di empat provinsi yang meliputi Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: