LIPI Kembangkan Teh Hijau Cegah Obesitas Hingga Turunkan Kolesterol

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
10 Okt 2019   17:30

Komentar
LIPI Kembangkan Teh Hijau Cegah Obesitas Hingga Turunkan Kolesterol

Proses Ekstrasi teh hijau di Pusat Penelitian Kimia LPI, Serpong, Kamis (10/10/19) (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Permasalahan obesitasi di Indonesia juga perlu mendapatkan perhatian serius karena angkanya termasuk tinggi. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Kimia mengembangkan teh hijau yang mampu mencukupi kebutuhan nutrisi dan baik untuk diet.

Nino Rizaldi Ketua Peneliti Pengembangan Reformulasi Teh untuk minuman fungsional mengatakan bahwa teh hijau banyak mengandung polifenol tinggi sehingga cocok digunakan sebagai bahan baku minuman fungsional sehingga baik untuk diet. Diakuinya, Pusat Penelitian Kimia LIPI mengembangkan teh hijau yang baik untuk mencegah obesitas dikembangkan selama kurun waktu dua tahun belakangan.

“Teh ini sangat baik untuk diet karena berfungsi sebagai antioksidan, penurun kolesterol, peningkat metabolisme tubuh, penjaga kesehatan tulang, dan pencegah diabetes,” kata Nino dalam kegiatan temu Media di Pusat Penelitian Kimia LIPI, Kampus Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (10/10/19).

Lebih lanjut Nino mengatakan bahwa teh hijau yang dikembangkan sebagai minuman untuk pencegah obesitas dan baik untuk diet ini berasal dari Bandung, Jawa Barat yang juga menjadi komoditas ekspor Indonesia.

“Dalam pengolahannya teh hijau ini melalui proses ekstraksi dan melalui proses formulasi untuk selanjutnya dikemas dalam bentuk serbuk (effervescent) dan juga minuman yang bisa langsung dikonsumsi. keunggulan teh hijau ini dengan teh hijau lain, karena dilakukan dengan proses diekstrak sehingga kandungan polifenolnya lebih tinggi dibanding teh hijau lainnya. Ada satu senyawa yang terkandung di dalam polifenol yang bisa mencegah obesitas,” lanjut Nino.

Teh hijau baik dalam bentuk langsung minum dan serbuk yang dikembangkan LIPI (Foto: Astri Sofyanti/Trubus.id)

Sementara itu, Hani Nuryati Peneliti Pengembangan Reformulasi Teh untuk minuman fungsional dari teh seri gambung ini juga dikembangkan bersama daun salam hingga kayumanis. Agar nikmat dikonsumsi, dilakukan proses fortofikasi dengan rasa lebih baik dan bisa dikonsumsi rutin layaknya teh pada umumnya.

“Daun salam ditambahkan sebagai salah satu pengawet alami serta kayumanis untuk meningkatkan keterterimaan rasa dari konsumen,” ujar Hani. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: