Ambon Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,2 Seusai Masa Tanggap Darurat Dicabut

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
10 Okt 2019   13:19

Komentar
Ambon Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,2 Seusai Masa Tanggap Darurat Dicabut

Hasil analisis gempa bumi Magnitudo 5,2 yang mengguncang Ambon, Maluku, Kamis (10/10/2019) sekitar pukul 13:39 WIT. (Foto : BMKG)

Trubus.id -- Gempa bumi tektonik  kembali mengguncang Ambon, Maluku, Kamis (10/10/2019) sekitar pukul 13:39 WIT. Gempa ini terekam Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofiska (BMKG) dengan magnitudo 5,2. 

Hasil analisis BMKG menunjukan, episentrum gempa terletak pada koordinat -3,53 Lintang Selatan (LS) dan 128,23 Bujur Timur (BT) atau 14 km arah timur laut Ambon pada kedalaman 10 km.

BMKG menyatakan bahwa hasil pemodelan terhadap gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

BMKG juga merekam gempa pada hari Kamis (26/09/2019) sekitar pukul 09:39 WIT, gempa besar dengan kekuatan 5,6 M juga pernah terjadi di lokasi yang berdekatan dengan sumber gempa pada hari ini. Tepatnya di titik -3,63 LS dan 128.36 BT pada kedalaman 10 km.

Baca Lainnya : Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat Perpanjang Status Tanggap Darurat Pascagempa Magnitudo 6,5

Sebelumnya,  Wilayah Kota Ambon dan Provinsi Maluku mengakhiri masa tanggap darurat pada Rabu (9/10/2019) lalu. Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan Seram Bagian Barat (SBB) memperpanjang status masa tanggap darurat selama 7 hari, terhitung 10 Oktober hingga 16 Oktober 2019. 

Perpanjangan tersebut disebabkan karena  kondisi para penyintas masih membutuhkan penanganan darurat pascagempa M 6,5 Maluku pada 26 September 2019 lalu. Melihat kondisi lapangan, kebutuhan pengungsi di antaranya kebutuhan dasar, sanitasi, fasilitas air bersih  MCK portabel, petugas dan dapur umum, petugas medis, dapur darurat dan upaya psikososial.

"Pemerintah dan Pemda telah hadir di tengah-tengah warga terdampak. Penanganan seoptimal mungkin terhadap para penyintas " ujar Kepala BNPB Doni Monardo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Baca Lainnya : Pemerintah Selamatkan Rp66 Miliar dari Penggagalan Penyelundupan Benih Lobster di 3 Lokasi

Doni menegaskan,  penanganan penyintas harus menjadi prioritas, penyaluran logistik harus tepat sasaran. Sampai saat ini (10/10/2019) BNPB terus melakukan pendampingan kepada Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Malteng, SBB dan Pemerintah Kota Ambon.

Di samping, BNPB memastikan pemenuhan kebutuhan dasar yang menjadi perhatian utama, pendampingan psikososial juga penting untuk dilakukan.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: